Pasangan Calon Presiden Jokowidodo dan Ma'ruf Amin/Net

telusur.co.id – Argumentasi kualitatif dan kuantitatif disertakan tim hukum Prabowo-Sandi dalam perbaikan berkas permohonan sengketa perkara hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Senin kemarin.

Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi Bambang Widjojanto menjelaskan, tim kuasa hukum mendalilkan paslon 01 Jokowi-Ma’ruf Amin melakukan dugaan kecurangan pemilu (electoral fraud) bersifat TSM. Yakni, dugaan penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power) dan penyalah gunaan sumber daya dan sumber dana negara (misuse of state resources).

“Dengan menggunakan posisinya sebagai presiden petahana, Paslon 01 menggunakan semua resourses,” kata BW, biasa disapa, dalam keterangannya, Selasa (11/6/19).

BACA JUGA :  Turunkan 'Tensi' Politik, Diminta Elit Nasional Belajar Jokowi-Prabowo

“Sepintas, tampak biasa dilakukan berdasarkan hukum sehingga terkesan absah. Akan tetapi bila dikaji lebih dalam terlihat tujuannya adalah mempengaruhi pemilih memenangkan Pilpres 2019,” lanjut BW.

Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan, timnya merinci, terdapat lima bentuk kecurangan yang dilakukan 01, yaitu diduga penyalahgunaaan APBN dan Program Kerja Pemerintah, Penyalahgunaan Birokrasi dan BUMN, Ketidaknetralan Aparatur Negara seperti Polisi dan intelijen, Pembatasan Kebebasan Media dan Pers, serta Diskriminasi Perlakukan dan Penyalahgunaan Penegakkan Hukum.

“Kecurangan TSM adalah pelanggaran yang sangat prinsipil dan mendasar atas amanah pemilu jurdil sebagaimana diamanahkan berdasarkan pasal 22E ayat1 UUD 1945,” tegasnya.

BACA JUGA :  Kader PAN Ditahan KPK, Elektabilitas Prabowo-Sandi Turun?

Sedangkan argumen kuantitatif, tim kuasa hukum Prabowo-Sandi melihat penggelembungan suara dan dugaan pencurian suara hampir merata di 34 propinsi Indonesia. Akan tetapi, jumlah yang cukup masif terjadi di pulau Jawa.

“Pencurian dan penggelembungan suara dijalankan melalui DPT siluman, manipulasi dokumen C1, dan manipulasi entry data Situng. Dengan dokumen dan saksi yang kuat itu kami yakin akan memenangkan gugatan sengketa hasil Pilpres,” tandasnya.[Ham]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini