Anggota Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf, Taufik Basari / telusur.co.id

telusur.co.id – Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin menilai adanya ketidakseimbangan waktu yang diberikan hakim ketua Mahkamah Konstitusi, untuk menyusun jawaban dari gugatan tim hukum Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Keluhan itu disampaikan Juru Bicara TKN, Taufik Basari kepada wartawan, di Jalan KH Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/6/19).

Menurutnya, meski waktu yang diberikan MK bisa dilakukan dan cukup bagi TKN, namun politikus Partai Nasdem itu membandingkan dengan waktu yang dimiliki pemohon.

“Sebenarnya gini, kalau buat kita sih cukup-cukup saja. Tapi juga ada ketidakseimbangan mengenai waktu ya. Mereka (pemohon) menggunakan waktu itu 20 hari, 3 hari pendaftaran setelah penetapan hasil, kemudian mendaftar di tanggal 24 Mei. Kemudian ditambah 17 hari lagi untuk melakukan perbaikan,” kata dia.

BACA JUGA :  Tim Hukum 02 Minta Perlindungan Saksi Ke MK

Sementara Jokowi-Ma’ruf, menurutnya hanya diberi waktu singkat. Dia menilai kebijakan itu tidak seimbang.

Kendati demikian, politikus Dapil Lampung I itu mengaku menerima keputusan MK. Dia mengaku akan menyelesaikan tanggapan itu sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

“Kita tetap menerima apa yang sudah disampaikan di sidang, dan kita akan laksanakan,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, MK memutuskan sidang sengketa pilpres diundur hingga Selasa, 18 Juni. Tim hukum Jokowi diberikan waktu untuk menyerahkan jawaban atas gugatan perbaikan tim hukum Prabowo hingga sebelum sidang dimulai. [ipk]

Like :

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini