Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga, Denny Indrayana / Net

telusur.co.id – Sejumlah tautan berita media massa digunakan tim hukum calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, sebagai bukti gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi.

Hal tersebut diketahui saat salah satu kuasa hukum Prabowo-Sandi, Denny Indrayana menyampaikan materi permohonan gugatan dalam persidangan di Gedung MK, Jakarta, Jumat (14/6/19).

Denny menyampaikan, tidak tepat dan keliru jika mengatakan tautan berita bukanlah alat bukti, sebagaimana dalam beberapa waktu terakhir yang dipropagandakan.

Menurut Denny, Pasal 36 ayat 1 UU MK menegaskan, tautan berita minimal bisa masuk kepada alat bukti surat atau tulisan, petunjuk, atau alat bukti lain berupa informasi yang diucapkan, dikirimkan, diterima, atau disimpan secara elektronik.

BACA JUGA :  Prabowo-Sandi Gelar Rapat Dengan Pemimpin Parpol Koalisi Usai Putusan MK

Tautan berita, lanjut Denny, diambil dari media massa utama yang tidak diragukan kredibilitasnya.

Tim hukum Prabowo-Sandi meyakini isi berita tersebut, dan menghormati sistem kerja media massa yang telah melakukan check and recheck sebelum mempublikasikan berita. Apalagi, menurut Denny, sebagian besar dari tautan itu adalah peristiwa fakta yang tidak dibantah oleh yang diberitakan, sehingga diakui kebenarannya, mempunyai nilai bukti sebagai pengakuan.

“Kekuatan alat bukti tersebut kami serahkan sepenuhnya kepada Majelis Hakim Konstitusi Yang Mulia untuk menilainya,” kata Denny. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini