Foto: Dok. Kementan

telusur.co.id – Kementerian Pertanian melakukan surveilans flu burung (FB) atau avian influenza (AI) di pasar unggas hidup (live bird market/LBM) di Jabodetabek sejak 2009. Hal itu untuk memonitor virus AI H5N1dan efektivitas program pengendalian FB dari daerah asal unggas hidup.

Direktur Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan,Fadjar Sumping Tjatur Rasa mengatakan, kegiatan surveilans LBM yang dilakukan sejak 2009 ini sudah berhasil memonitor kemajuan pengendalian AI, mengidentifikasi awal munculnya virus AI baru, dan mendata profil dasar pasar unggas hidup di wilayah target surveilans.

Dijelaskan dia, berdasarkan data Kementan, angka tahunan kasus FB turun dari 2751 pada 2007, ke 476 pada 2018. Menurut dia, penyakit ini disebabkan oleh virus influenza yang menyerang semua jenis unggas domestik termasuk ayam, bebek, dan burung puyuh. Serta dapat menyebabkan tingkat kematian yang tinggi.

“Flu burung adalah penyakit yang dapat ditularkan ke manusia (zoonosis). Indonesia tertular virus flu burung sejak tahun 2003 yang menyebar ke beberapa wilayah dalam beberapa tahun saja,” kata Fadjar dalam keterangannya, Jumat (14/6/19).

Fadjar melanjutkan, program yang ada saat ini merupakan kerjasama antara Kementan dengan FAO melalui dukungan USAID, serta partisipasi pemerintah daerah.

“Suksesnya kegiatan surveilans ini tidak lepas dari kerjasama yang baik antara lembaga/instansi Pemerintah baik pusat maupun daerah, akademisi, mitra kerja dan donor, para petugas surveilans pasar serta para penguji di laboratorium,” imbuhnya.

Ia menyadari bahwa masih ada tantangan untuk keberlanjutan surveilans LBM terutama keterlibatan semua pihak untuk berbagi perencanaan dan pelaksanaan surveilans LBM.

Oleh karena itu, Ia berharap kedepan semua pihak terkait dapat merencanakan surveilans LBM sebagai bagian dari program pencegahan, pengendalian, dan penganggulangan FB di wilayah masing-masing. Serta dalam rangka penguatan sistem monitoring virus FB secara online (IVM Online).[asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini