Aktivis Kemanusiaan, Natalius Pigai / Net

telusur.co.id – Mantan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai tidak lolos pada tahapan seleksi administrasi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tidak lolosnya Pigai tersebut diketahui saat Pansel KPK merilis hasil seleksi administrasi capim KPK dalam konferensi pers di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/19).

Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Garnasih menjelaskan, dari 376 calon yang mendaftar, sebanyak 192 orang dinyatakan lulus administrasi. Kemudian, Yenti merinci 180 orang pria dan 12 lainnya perempuan. Dari 192 orang yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, berdasarkan pantauan redaksi, memang tidak terdapat nama Natalius Pigai.

BACA JUGA :  Kasus Suap, KPK Panggil 3 Hakim PN Jaksel

Terkait itu, Pigai mengeluarkan sebuah pernyataan menanggapi statement Yenti dan 7 anggota Pansel Capim KPK lainnya. Menurut Pigai, statement mereka ada keanehan.

Keanehan tersebut terletak pada pernyataan bahwa Yenti dan 7 anggota pansel lainnya telah berusaha mempertahankan Pigai tetapi Pansel Capim KPK semuanya berjumlah sembilan orang.

Berikut pernyataan yang dianggap Pigai aneh. “Tolong tunjukan dokumen atau berkas apa yang tidak lengkap? Pak NP (Natalius Pigai, red), saya berusaha pertahankan tetapi kami panitia seleksi 9 orang,” katanya.

Pigai menilai, ada keanehan dari kalimat tersebut. “Kata-kata ini aneh, mengapa beliau bertahan tetapi yang lain menolak saya?,” ujarnya, Kamis (11/7/19).

BACA JUGA :  Alih Fungsi Hutan Riau, KPK Tetapkan Korporasi Palma Group Tersangka

“Aneh juga teman saya mantan Komisioner Komnas HAM yang sarjana agama lolos, hasil pemeriksaan BPK 2016, komisioner yang bersih atau tidak ada namanya dalam laporan pemeriksaan BPK cuma saya Natalius Pigai, yang lain pernah diperiksa Polda Metro Jaya terkait korupsi tersebut,” dalih Pigai.

“Ada apa dengan pansel yang dipimpin Yenti Garnasih? Dengan ini apakah saya tidak lolos atau pesanan dan kebencian terhadap saya? atau skenario melemahkan KPK? Kita akan lihat ke depan,” tandasnya.[Ham]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini