HUT ke-49, BKPRMI Depok Perkuat Pembinaan Remaja Hadapi Distraksi Digital

by Malik Sihite |
HUT ke-49, BKPRMI Depok Perkuat Pembinaan Remaja Hadapi Distraksi Digital
Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 BKPRMI Kota Depok yang digelar di Alun-Alun Grand Depok City (GDC). Sumber foto: Telusur/Malik Sihite

Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Depok mendorong penguatan peran remaja masjid sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda di tengah meningkatnya penggunaan gawai dan berbagai distraksi digital.

Upaya tersebut menjadi salah satu pesan dalam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 BKPRMI Kota Depok yang digelar di Alun-Alun Grand Depok City (GDC), Minggu (27/9/2026).

Mengusung tema "Move Together, Inspire Forever", kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.400 peserta dari total 1.460 pendaftar. Sejumlah kegiatan digelar dalam rangkaian acara, mulai dari senam bersama, jalan santai, pentas seni budaya, pameran UMKM, tausiyah, hingga orasi pemuda.

Penanggung Jawab Kegiatan sekaligus Direktur Daerah LDSI, Iwan Setiawan, mengatakan peringatan HUT ke-49 BKPRMI merupakan bagian dari upaya membangun kapasitas generasi muda secara menyeluruh.

Rangkaian peringatan tahun ini terdiri dari 13 agenda yang mencakup penguatan aspek mental, fisik, dan spiritual.

"Kami ingin pemuda memiliki endurance luar biasa menuju Indonesia Emas 2045. Fokus kami adalah penguatan mental (fit mind), fisik (fit body), dan spiritual (fit soul)," tutur dia.

Iwan menambahkan, pembinaan tersebut tidak berhenti pada kegiatan keagamaan, tetapi juga diarahkan pada pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan anak muda.

"Setelah sebelumnya mengadakan webinar kesehatan mental untuk 1.000 pelajar, hari ini kami wujudkan dalam aksi nyata melalui senam bersama, jalan santai, tausiyah, dan orasi pemuda,” sambung dia.

Dia menyebut kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari webinar kesehatan mental yang sebelumnya melibatkan 1.000 pelajar.

Menurut Iwan, salah satu tantangan yang kini dihadapi remaja adalah penggunaan gawai secara berlebihan serta berbagai distraksi digital yang berpotensi mengganggu produktivitas belajar.

Karena itu, lanjut dia, BKPRMI membekali anggotanya dengan pelatihan hard skill, soft skill, dan literasi digital, selain mempertahankan kegiatan keagamaan rutin.

Lebih jauh, Iwan mendorong berdirinya remaja masjid baru di setiap kecamatan. Organisasi tersebut diarahkan menjadi basis pembinaan karakter sekaligus ruang bagi anak muda untuk menyalurkan energi dan kreativitasnya dalam kegiatan yang produktif.

Sementara itu, Ketua BKPRMI Kota Depok, Kyai H. Amsori, menuturkan, pembinaan generasi muda membutuhkan ruang yang mampu mengarahkan aktivitas mereka ke kegiatan yang memberikan manfaat.

"Kami ingin memastikan setiap aktivitas di BKPRMI memberikan dampak nyata bagi karakter generasi penerus, tanpa melupakan peran keluarga dalam proses pembinaan," ujar dia.

Puncak peringatan HUT ke-49 tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Depok Ade Supriyatna, Ketua KONI Herry Supriyanto, perwakilan Wali Kota Depok dari Dinas Kesehatan Devi Maryori, jajaran Dinas Pendidikan, serta para ketua Kelompok Kerja Santri (KKS) se-Kota Depok.

Rangkaian acara ditutup dengan jalan santai dengan rute Alun-alun GDC-Pendopo-GDC. Panitia membagikan doorprize kepada lebih dari 10 persen peserta yang hadir.

Dalam pelaksanaannya, anggota remaja masjid juga mengambil peran dalam pengelolaan teknis acara. Pembacaan doa, pembawa acara, hingga penutupan dikelola langsung oleh para anggota remaja masjid.

Editor: Risyad.

tags :
depok

Komentar

Berita Terkait