PDS Siapkan 650 Boks Masker untuk Siswa dan Guru Terdampak Kabut Asap di Kalimantan

by Arianto Deni |
PDS Siapkan 650 Boks Masker untuk Siswa dan Guru Terdampak Kabut Asap di Kalimantan
PDS Regional Kalimantan menyiapkan 650 boks masker untuk siswa, guru, dan tenaga kependidikan di dua sekolah yang terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

PT Pelindo Daya Sejahtera (PDS) melalui PDS Regional Kalimantan menyiapkan 650 boks masker untuk siswa, guru, dan tenaga kependidikan di dua sekolah yang terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yakni MI Nurul Islam I Yavahut Banjarmasin dan SDN 5 Mentawa Baru Hulu Sampit.

Dari total bantuan tersebut, sebanyak 260 boks telah disalurkan pada tahap pertama. Bantuan terdiri atas 160 boks masker anak untuk siswa dan 100 boks masker dewasa bagi guru serta tenaga kependidikan. Penyerahan dilakukan di MI Nurul Islam I Yavahut pada 7 Oktober 2026 dan SDN 5 Mentawa Baru Hulu pada 8 Oktober 2026. Sisa bantuan sebanyak 390 boks akan disalurkan secara bertahap.

Kedua sekolah tersebut berada di sekitar wilayah operasional perusahaan, masing-masing di kawasan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan Pelabuhan Sampit. Wilayah tersebut turut merasakan dampak kabut asap yang muncul akibat kebakaran hutan dan lahan dalam beberapa waktu terakhir.

Di tengah kondisi kualitas udara yang belum sepenuhnya membaik, kegiatan belajar mengajar di kedua sekolah tetap berlangsung setiap hari. Kondisi ini menjadi perhatian karena paparan asap dapat mengganggu kesehatan saluran pernapasan, sementara anak-anak termasuk kelompok yang rentan terhadap dampak pencemaran udara.

Aktivitas sekolah membuat siswa tetap harus berangkat dan pulang, berpindah ruang, bermain saat istirahat, serta berinteraksi dengan teman-temannya. Para guru dan tenaga kependidikan juga tetap menjalankan aktivitas mengajar dan mendampingi siswa sepanjang hari.

Regional Manager PDS Regional Kalimantan, Denny Samba, mengatakan pemilihan sekolah sebagai penerima bantuan mempertimbangkan aktivitas siswa dan guru yang tetap berjalan di tengah kondisi udara terdampak kabut asap.

“Anak-anak tetap harus sekolah di tengah kondisi seperti ini. Kami berharap masker yang kami salurkan bisa membantu mereka tetap nyaman saat belajar,” ujar Denny.

Ia menambahkan, bantuan diberikan dalam bentuk perlengkapan yang dapat langsung digunakan oleh warga sekolah sehingga manfaatnya bisa dirasakan sejak diterima.

Penyaluran masker tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PDS yang menyasar masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan di Regional Kalimantan.

Melalui program ini, PDS berupaya menghadirkan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk ketika kondisi lingkungan seperti kabut asap memengaruhi aktivitas sehari-hari.

PDS berharap bantuan masker yang telah disalurkan maupun yang masih dalam proses distribusi dapat dimanfaatkan oleh para siswa dan guru selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, sembari menantikan kondisi kualitas udara di Banjarmasin dan Sampit kembali membaik.

tags :
karhutla

Komentar

Berita Terkait