telusur.co.id - DPRD Kabupaten Subang lakukan rapid test untuk deteksi dini bagi para anggota Dewan termasuk pendamping yang akan menjalankan tugas keluar kota dalam rangka kunjungan kerja (Kunker), di gelar di ruang Komisi II Kantor DPRD Kabupaten Subang, Rabu (11/11/2020).
Anggota DPRD Kabupaten Subang yang akan mejalankan tugas keluar kota yakni kunjungan kerja (Kunker), sebannyak 50 anggota dewan dan 25 orang pendamping anggota dewan, harus menjalani rapid test.
Petugas Tim Satgas Gugus Tugas Penanganan Perceparan Covid-19 Kabupten Subang, Komara Nugraha mengatakan, rapid test berfungsi untuk melihat apakah antibodi dari seluruh anggota DPRD yang akan melaksanakan kunjungan kerja bereaksi atau tidak.
Hal ini dilakukan untuk penyesuaian dengan protokol kesehatan yang diterapkan di masa pandemi sekarang ini. “Untuk kesekian kalinya aktivitas para anggota DPRD Kabupaten Subang, untuk ke luar daerah akan melaksanakan deteksi dini, yaitu salah satunya adalah dengan rapid test, dimana rapid test berfungsi untuk melihat antibodi,” katanya.
Sementara itu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Subang lainnya, dr Maxi mengatakan, hari ini pihaknya melakukan rapid test sekitar 63 orang dengan hasil reaktif 1 orang.
“Tindakan kita kroscek dengan melakukan swab terhadap yang bersangkutan, jadi belum pasti juga itu adalah positif,” imbuhnya.
Dikatakan dr Maxi ,untuk pemberangkatan perjalan dinas anggota dewan itu tidak harus dipending, kalau yang negatif. Tetapi yang satu orang yang dinyatakan reaktif harus ditunda terlebih dahulu keberangkatannya.
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Subang Elita Budiarti, menegaskan bahawa dari anggota dewan termasuk pendamping yang telah mengikuti di rapid test hasil seluruhnya negatif, namun dari semua itu ada 1 orang yang dinyatakan reaktif dan itu sudah diperikasa kembali oleh Tim Gugus dilakukan swab.
“Dia telah dibawa oleh Tim Gugus Dinas Kesehatan untuk dilakukan tes ulang yang sebelumnya dari hasil rapid test dinyatakan reaktif, dan itu juga bila dilakukan swab belum tentu terkonfirmasi covid, yang saya lihat sejak kemarin dia terlihat sakit biasa,” pungkasnya. [ham]



