64 Klub dari 38 Provinsi Siap Bersaing di Piala Presiden 2026, Erick Thohir: Bukti Sepak Bola Jadi Pemersatu Bangsa - Telusur

64 Klub dari 38 Provinsi Siap Bersaing di Piala Presiden 2026, Erick Thohir: Bukti Sepak Bola Jadi Pemersatu Bangsa

Piala Presiden 2026. Foto: Istimewa.

telusur.co.id -Sejarah baru kembali tercipta di kancah sepak bola Indonesia. Turnamen bergengsi Piala Presiden 2026 yang kini memasuki edisi kedelapan, dipastikan bakal menjadi panggung termegah bagi ekosistem sepak bola akar rumput (grassroot) di Tanah Air.

Tidak tanggung-tanggung, kompetisi tahun ini akan melibatkan 64 klub Liga 4 yang mewakili 38 provinsi di seluruh penjuru Indonesia.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya proses pengundian (drawing) turnamen skala nasional ini. Menurutnya, ajang ini menjadi bukti nyata bahwa sepak bola merupakan alat pemersatu bangsa yang perkembangannya harus diinisiasi dari fondasi paling dasar.

"Keterlibatan 64 klub dari 38 provinsi di Piala Presiden tahun ini adalah bukti sepakbola jadi alat pemersatu dan harus dibangun dari akar rumput," ujar Erick Thohir dalam keterangan resminya, Kamis (14/5)

Dalam kesempatan tersebut, Erick juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Maruarar Sirait selaku Ketua Steering Committee (SC). Maruarar dinilai konsisten mengawal jalannya Piala Presiden dengan integritas tinggi sejak edisi pertama hingga saat ini.

Proses drawing Piala Presiden 2026 sendiri telah sukses diselenggarakan pada Rabu (13/5). Sebanyak 64 klub Liga 4 Nasional kini resmi terbagi ke dalam 16 grup, mulai dari Grup A hingga Grup P.

Rangkaian pertandingan dijadwalkan berlangsung secara serentak di 16 kota berbeda di seluruh Indonesia, yang akan bergulir mulai 30 Mei hingga 11 Juni 2026 mendatang.

Erick menambahkan, turnamen ini tidak hanya sekadar kompetisi biasa, melainkan memiliki visi jangka panjang untuk peningkatan mutu klub-klub lokal melalui proses tolok ukur (benchmarking).

"Kami berpikir bagaimana sepakbola ini tidak hanya dibangun dari grassroot, tapi kita juga harus melakukan benchmarking kualitas klub kita dengan negara-negara lain. Juara-juara dari Piala Bupati, Walikota, hingga Gubernur, semuanya bermuara di Piala Presiden. Ini adalah wadah bagi klub-klub yang selama ini menjadi tulang punggung pembangunan grassroot kita," urai pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut.

Melalui perluasan format kompetisi ini, bakat-bakat muda dari ujung barat hingga ujung timur Nusantara kini memiliki panggung berskala nasional untuk unjuk gigi dan menunjukkan potensi terbaik mereka.


Tinggalkan Komentar