telusur.co.id - Indonesia harus jeli dalam memprediksi situasi perkembangan Internasional, yang dapat berdampak ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/1/2020), terkait semakin memanasnya hubungan Amerika Serikat dengan Iran.
"Kita tidak dapat memprediksi arah eskalasi konflik Amerika Serikat-Iran. Tapi, harus siap dengan strategi antisipasi berbagai skenario ke depan," kata Azis.
Diketahui, kondisi politik di kawasan Timur Tengah memanas, dipicu oleh pembunuhan yang dilakukan oleh tentara AS terhadap jenderal top Iran Qasem Soleimani.
Pembunuhan tersebut dilakukan atas arahan Presiden AS Donald Trump. Soleimani selama ini dipandang sebagai orang paling kuat kedua di Iran. Tak heran pembunuhannya menciptakan ketegangan paling dramatis antara Washington dan Teheran.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei usai pembunuhan terjadi bersumpah akan membalas dendam kepada AS. [ipk]



