Asep Wahyuwijaya soal Penunjukkan Thaksin Shinawatra di Danantara: Lihat Secara Utuh - Telusur

Asep Wahyuwijaya soal Penunjukkan Thaksin Shinawatra di Danantara: Lihat Secara Utuh

Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, sebagai salah satu anggota Dewan Penasihat Badan BPI Danantara

telusur.co.id - Anggota Komisi VI DPR RI Asep Wahyuwijaya merespons ihwal kekhawatiran publik terkait penunjukan mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, sebagai salah satu anggota Dewan Penasihat Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Dalam jajaran Dewan Penasihat ada nama Ray Dalio, Helman Sitohang, Jeffrey Sachs, Chapman Taylor, hingga mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra.

Ia meminta agar publik melihat komposisi Dewan Penasihat secara keseluruhan dan tidak hanya terfokus pada sosok Thaksin.

"Dewan Penasihat kan bukan hanya Thaksin saja, jadi harus dilihatnya secara utuh. Roy Dalio yang juga menjadi Dewan Penasihat reputasinya hebat juga kan?" ujar Asep kepada wartawan, Rabu (26/8/2025). 

Menurutnya, tim di level Managing Director BPI Danantara memiliki kinerja yang menjanjikan. Hampir seluruhnya berasal dari kalangan profesional dengan rekam jejak yang minim keterlibatan dalam dunia politik.

Politikus Partai Nasdem itu juga menjelaskan kalauThaksin hanyalah salah satu dari beberapa anggota Dewan Penasihat, dan mekanisme pemberian nasihat dalam organisasi tersebut tidak dilakukan secara individu.

"Thaksin hanya satu orang dari beberapa orang lainnya yang tergabung dalam Dewan Penasihat. Mekanisme nasehat yang diberikan pun pasti tak langsung dilakukan oleh Thaksin ke manajemen kan? Secara informal bisa saja, tapi secara formal pasti nggak begitu aturan mainnya," ujarnya.

Ia menjelaskan, Dewan Penasihat bekerja secara kolektif dalam memberikan rekomendasi kepada manajemen. Setiap keputusan dibuat melalui proses musyawarah sebelum diteruskan ke jajaran Managing Director.

"Dewan Penasihat rapat, bermusyawarah, lalu secara bersama-sama membuat catatan hasil musyawarahnya, memorandumnya seperti apa, baru didistribusikan ke level Managing Director kan? Jadi, jangan dong jika pada akhirnya Danantara ini dipersonalisasikan hanya kepada seorang Thaksin. Supaya fair saja," katanya.

Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani mengumumkan susunan lengkap pengurus Danantara, Senin (24/3/2025).

Rosan menyatakan, pemilihan nama-nama yang ada dalam daftar pengurus Danantara dilakukan bersama head hunter internasional.

Ia menegaskan, sosok-sosok yang dipilih bukan hanya mereka yang punya pengalaman di bidangnya, tapi juga berintegritas.[]


Tinggalkan Komentar