Barantin Gagalkan Pengiriman 50 Kambing Tanpa Dokumen ke Denpasar - Telusur

Barantin Gagalkan Pengiriman 50 Kambing Tanpa Dokumen ke Denpasar

Sebanyak 50 ekor kambing Peranakan Etawa (PE) tujuan Denpasar diamankan petugas Barantin Jawa Timur karena tidak dilengkapi dokumen yang dipersyaratkan. Foto: Istimewa.

telusur.co.id -BANYUWANGI - Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Heean, Ikan dan Tumbuhan Jawa Timur (Karantina Jawa Timur) kembali menggagalkan pengiriman hewan tanpa dokumen karantina saat pengawasan rutin di Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi, Sabtu malam (23/5). Sebanyak 50 ekor kambing Peranakan Etawa (PE) tujuan Denpasar diamankan petugas karena tidak dilengkapi dokumen yang dipersyaratkan.

Puluhan kambing yang diduga merupakan pesanan hewan kurban itu diangkut menggunakan sebuah truk engkel yang telah dimodifikasi menjadi dua lantai. Bagian atas kendaraan juga ditutup terpal untuk mengelabui petugas saat antre di area parkir Pelabuhan LCM Ketapang sebelum menyeberang menuju Bali.

Kepala Karantina Jawa Timur, Sokhib menjelaskan, petugas karantina awalnya menaruh curiga terhadap truk tersebut karena kondisi muatan yang tertutup rapat dan terlihat tidak biasa. Setelah dilakukan pemeriksaan, kecurigaan petugas terbukti karena kendaraan tersebut memang memuat kambing.

“Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dokumen dan isi muatan. Kambing tidak memiliki dokumen kesehatan yang dipersyaratkan. Selanjutnya sopir beserta truk dan kambing dibawa ke Kantor Satuan Pelayanan Karantina Ketapang untuk proses lebih lanjut,” lugasnya.

Sokhib menjelaskan bahwa, menjelang Idul Adha terjadi peningkatan signifikan lalu lintas hewan kurban, termasuk potensi pengiriman hewan tanpa dokumen resmi. Menurutnya, pengawasan diperketat guna mencegah penyebaran penyakit hewan dan memastikan hewan kurban yang beredar dalam kondisi sehat dan aman untuk masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pelaku usaha yang akan melalulintaskan hewan kurban, agar melapor ke karantina. Hal ini penting untuk menjamin hewan yang dikirim sehat dan bebas penyakit. Bersama-sama kita pastikan hewan kurban sehat dan aman bagi masyarakat,” lugas Sokhib.

Karantina Jawa Timur memastikan pengawasan di pintu-pintu pemasukan dan pengeluaran selama periode menjelang Iduladha, seiring meningkatnya mobilitas perdagangan hewan kurban antar daerah. (ari)


Tinggalkan Komentar