telusur.co.id - Pangan adalah kebutuhan dasar bagi manusia yang harus senantiasa dipenuhi. Kondisi Pandemi Covid-19 berdampak terhadap semua lini kehidupan, termasuk sektor-sektor yang menyokong kehidupan masyarakat, diantaranya sektor pertanian yang berkaitan erat dengan ketahanan pangan nasional.
Kondisi pandemi ini mengharuskan masyarakat untuk bertahan hidup dengan salah satu alternatifnya melakukan inovasi dan kreatif memproduksi pangan mandiri secara mandiri dengan memanfaatkan lingkungan yang ada disekitar.
Peluang bisa dikembangkan ditengah krisis, hal ini menjadi semangat yang dikembangkan oleh N Eko Masruri, seorang guru Teknik Mesin di SMK Nasional Berbah juga seorang motivator trainer outbond dikenal dengan “Ruri Satria Berdasi”, tidak luput terdampak pandemi yang mengakibatkan berbagai jadwal yang telah tersusun di beberapa daerah tertunda.
Menurut Ruri, inovasi dan beradaptasi adalah kata kunci menghadapi situasi ini danpilihannya adalah teknik Budikdamber (Budi Daya Ikan Lele Dalam Ember) metode ini yang dikembangkan oleh Bapak Juli Nursandi dari Politeknik Negeri Lampung.
Teknik ini menggabungkan memelihara ikan dan tanaman tumbuh dalam satu tempat yang cocok dikembangkan dilahan sempit dengan kualitas air yang kurang sebagaimana disampaikannya pada Senin 6 Juli 2020.
Ruri dengan menggunakan media sosial menawarkan altenatif ini mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat melalui grup facebook dan saling berbagi dengan yang lain, Info Budikdamber Jogjakarta. Dari grup tersebut beliau menginspirasi setidaknya sudah seribuan orang tergabung.
Beliau juga welcome jika ada orang yang mau belajar budikdamber ke rumahnya. “Budikdamber siap berbagi ilmu dan pendampingan kepada para sobat Ember, kegiatan yang kami inisiasi ini bukan semata mengejar profit secara ekonomi namun terlebih kami ii ingin menebarkan manfaat sebesar-besarnya,” tegasnya.
Program yang dimulai sebelum Idul Fitri ini telah sekitar meluncurkan 400 buah paket Budikdamber ke baerbagai kalangan masyarakat baik itu ke individu dan instansi seperti MaKo Gegana BRIMOB Baciro Jogja, Kantor Kalurahan, Program RT RW, Taman Baca, sambung Rasa Pimpinan DPRD DIY baksos dalam bentuk pemberdayaan umat ke Panti Asuhan Yatim Putera Islam Giwangan, Panti Asuhan Muhammadiyah Prambanan. [ham]



