telusur.co.id - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Ditjen PSLB3, menyerahkan 10 unit kendaraan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat untuk membantu mobilisasi penyemprotan disinfektan, khususnya di wilayah padat penduduk seperti Kota Jakarta. "Alhamdullillah, kendaraan ini langsung bisa digunakan," ungkap Menteri KLHK, Siti Nurbaya Bakar, Jumat.
Jumlahnya akan ditambah 10 unit lagi pada Senin nanti. Sehingga totalnya ada 20 unit kendaraan mobile disinfektan yang bisa masuk ke perumahan warga.
Selain itu, BLI KLHK juga berhasil memproduksi disinfektan dan hand sanitizer dari cuka kayu dan cuka bambu. Produk berbahan alami ini telah digunakan untuk lingkungan kantor, dan sedang disiapkan untuk diproduksi massal.
Sedangkan untuk kebijakan, telah dikeluarkan berbagai Surat Edaran Menteri LHK, di antaranya tentang pencegahan penyebaran Covid-19, serta SE Menteri LHK tentang Pengelolaan Limbah Infeksius dan Sampah Rumah Tangga dari Penanganan COVID-19.
"Sebagai pendukung juga telah keluar berbagai kebijakan lainnya di tingkat pejabat eselon I KLHK guna mendukung tetap berjalannya pelayanan publik di masa-masa sulit ini," katanya.
Seluruh eselon I KLHK juga secara rutin mempersiapkan berbagai program kerja padat karya, untuk menjaga kestabilan ekonomi masyarakat terdampak Corona.
"Mari kita doakan para pejuang di garda terdepan seperti tenaga medis dan aparatur negara lainnya, selalu diberi keselamatan dan kesehatan," imbuhnya.
Terakhir, Siti Nurbaya mengingatkan kepada masyarakat untuk mengikuti arahan dari pemetintah pusat. "Sementara pada masyarakat, hendaknya tetap di rumah saja dan lakukan physical distancing atau jaga jarak. Semoga masa-masa sulit ini dapat kita atasi dengan kebersamaan dan semangat gotong royong," tandasnya. [ham]



