Di Canberra, Jokowi Sebut Ibu Kota Negara Akan Pindah Pada 2024  - Telusur

Di Canberra, Jokowi Sebut Ibu Kota Negara Akan Pindah Pada 2024 


telusur.co.id - Presiden Joko Widodo meninjau kawasan Mount Ainslie, Canberra, Australia. Canberra akan dijadikan sala satu sebagai referensi mengenai masalah pembangunan ibu kota baru.

"Jadi kita ingin apa mendapatkan sebuah bayangan seperti apa sebetulnya kota Canberra, bagaimana dikelola, kemudian dimulainya seperti apa,” ujar Jokowi dilansir dari Setkab, ditulis Selasa (11/2/20).

Jokowi menyampaikan bahwa kota Canberra dibangun pada tahun 1913 dan sekarang memiliki jumlah penduduk sebanyak 400 ribu orang. 

"Saya kira kalau kita lihat tadi tata kotanya sangat bagus sekali dan ya yang baik-baik akan kita ambil untuk pembangunan ibu kota baru, baik manajemennya baik tata kotanya," katanya.

Mantan Wali Kota Solo itu menyampaikan bahwa jika dilihat gedung-gedung pemerintah tidak ada yang tingginya lebih dari tujuh lantai, tapi di sisi lain juga ada yang jauh dari area pemerintahan diperbolehkan untuk gedung tinggi-tinggi, dan itu sangat bagus. 

Mengenai kepastian kepindahan ibu kota, Jokowi menyampaikan bahwa hal itu sudah dimulai dengan lomba desainnya setahun yang lalu, study-nya juga sudah dimulai 5 tahun yang lalu dan telah diputuskan. Sekarang tinggal menunggu Undang-Undang dari DPR. 

"Kalau Undang-Undang jadi langsung kita akan lakukan land clearing kemudian pembangunan infrastruktur dasar. Saya kira itu yang segera kita lakukan,” kata Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengiyakan bahwa perpindahan dilaksanakan tahun 2024. “Iya. Sesuai rencana seperti itu. Insyaallah sudah pindah,” tukasnya.

Dalam peninjauan ini, Jokowi didampingi oleh Sally Barnes CEO National Capital Authority dan Duta Besar Indonesia untuk Australia Kristiarto Legowo.

Turut hadir dalam agenda kali ini adalah Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM Mahfud MD, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko[Fhr]

Laporan: Tio


Tinggalkan Komentar