telusur.co.id - Calon presiden (capres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo mengakui amanat yang diberikan oleh Megawati Soekarnoputri merupakan sebuah kehormatan.
"Sebuah kehormatan bagi saya dalam penugasan sebagai kader partai," ungkap Ganjar Pranowo dalam seusai ditetapkan sebagai capres dari PDIP di Batutulis, Jumat.
Gubernur Jawa Tengah ini mengaku tugas yang diberikan merupakan tugas yang tidak mudah. Karena itu, butuh komitmen dan konsolidasi daru seluruh kader dan fungsionaris partai.
"Kami mohon dukungan, kami mohon kritikan, saran. Inilah momentun untuk kita melakukan konsolidasi kekuatan untuk bersatu. One for all, all for one," katanya.
Lebih lanjut, Ganjar mengakui jika dukungan sebagai capres bukan merupakan penugasan yang pertama. Awalnya, sebelum masuk jabatan publik, Ganjar pernah ditugaskan oleh partai untuk membentuk lahirnya Badiklat pusat, setelah itu, partai juga memberikan penugasan untuk ikut serta dalam melahirkan badan penanggulanan bencana dan otonomi daerah.
Setelah itu, penugasan berikutnya diberikan untuk menjadi anggota DPR sampai dua periode. Dan sampai hari ini jabatan yang saya emban karena memberikan penugasan gubenrur Jateng 2 periode.
"Dan hari ini, ibu memberikan pengumuman dan amanat kepada saya yang jauh lebih berat. Mudah-mudahan saya mampu dan insyaallah saya akan berjuang sebagai calon presiden," katanya.
Diakhir sambutannya, Ganjar memohon kepada publik dan kader untuk memberikan dukungan dalam menuntaskan tugas yang telah diberikan. "Insyallah saya akan melakukan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Kepada seluruh umat muslim yang menjalankan idulfitri mohon dukungan dan doanya," tuntasnya. [ham]
Calon presiden (capres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo mengakui amanat yang diberikan oleh Megawati Soekarnoputri merupakan sebuah kehormatan.
"Sebuah kehormatan bagi saya dalam penugasan sebagai kader partai," ungkap Ganjar Pranowo dalam seusai ditetapkan sebagai capres dari PDIP di Batutulis, Jumat.
Gubernur Jawa Tengah ini mengaku tugas yang diberikan merupakan tugas yang tidak mudah. Karena itu, butuh komitmen dan konsolidasi daru seluruh kader dan fungsionaris partai.
"Kami mohon dukungan, kami mohon kritikan, saran. Inilah momentun untuk kita melakukan konsolidasi kekuatan untuk bersatu. One for all, all for one," katanya.
Lebih lanjut, Ganjar mengakui jika dukungan sebagai capres bukan merupakan penugasan yang pertama. Awalnya, sebelum masuk jabatan publik, Ganjar pernah ditugaskan oleh partai untuk membentuk lahirnya Badiklat pusat, setelah itu, partai juga memberikan penugasan untuk ikut serta dalam melahirkan badan penanggulanan bencana dan otonomi daerah.
Setelah itu, penugasan berikutnya diberikan untuk menjadi anggota DPR sampai dua periode. Dan sampai hari ini jabatan yang saya emban karena memberikan penugasan gubenrur Jateng 2 periode.
"Dan hari ini, ibu memberikan pengumuman dan amanat kepada saya yang jauh lebih berat. Mudah-mudahan saya mampu dan insyaallah saya akan berjuang sebagai calon presiden," katanya.
Diakhir sambutannya, Ganjar memohon kepada publik dan kader untuk memberikan dukungan dalam menuntaskan tugas yang telah diberikan. "Insyallah saya akan melakukan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Kepada seluruh umat muslim yang menjalankan idulfitri mohon dukungan dan doanya," tuntasnya. [ham]



