telusur.co.id - Polemik soal rencana pemulangan WNI eks kombatan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ke Indonesia. Banyak pihak yang menolak mereka dioulangkan, karena sudah secara sadar bergabung dengan kelompok teroris ISIS dan membakar paspor mereka.
Namun, ada juga pihak yang menilai mereka boleh pulang ke Indonesia dengan berbagai pertimbangan, salah satunya soal kemanusiaan.
Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean adalah salah satu pihak yang menolak para eks kombatan ISIS itu pulang ke Indonesia. Ferdinand meminta pemerintah untuk menolak tegas kepulangan mereka ke Indonesia.
Bahkan, dia mengatakan, siapapun yang memberikan dukungan kepada ISIS maka mereka memiliki kesamaan prinsip dengan para kombatan ISIS.
“Tolak ISIS Eks WNI yang masuk Indonesia. Yang memberi fasilitas dan dukungan kepada ISIS hanyalah manusia yang punya kesamaan dengan orang-orang ISIS,” kata Ferdunand, Sabtu (8/2/20).
Menurut Ferdinand, seseorang yang memahami nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia, maka tidak akan memberikan ruang bagi teroris termasuk ISIS.
“Yang mengerti nilai kemanusiaan dan memahami hakekat Hak Asasi Manusia, tidak akan pernah memberi ruang kepada Teroris ISIS,” tandasnya. [Tp]



