Gacor Lawan Persebaya, Eksel Runtukahu Bicara Panggilan Timnas Indonesia dan Persaingan Striker Persija - Telusur

Gacor Lawan Persebaya, Eksel Runtukahu Bicara Panggilan Timnas Indonesia dan Persaingan Striker Persija

Selebrasi penyerang Persija Eksel Runtukahu usai menjebol gawang Persebaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (11/4). Foto: Telusur/Wijdanu Rahadian.

telusur.co.id -Penyerang Persija Jakarta, Eksel Runtukahu, menjadi bintang kemenangan saat timnya melumat Persebaya Surabaya dengan skor telak 3-0 pada pekan ke-27 Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (11/4).

Dua gol pemain kelahiran Tondano, Sulawesi Utara ini berasal dari kecerdikan dirinya memanfaatkan ruang kosong di lini pertahanan Persebaya kemudian diakhiri dengan penyelesaian akhir sempurna.

Usai pertandingan, Eksel bersyukur bisa membantu Macan Kemayoran memutus hasil negatif dalam tiga pertandingan sebelumnya. 

"Pertama-tama, puji Tuhan, syukur kami bisa meraih tiga poin. Terima kasih banyak buat pelatih dan teman-teman semua yang sudah berjuang malam hari ini, juga untuk suporter. Terima kasih banyak, dan kami akan berjuang lagi buat ke depannya," ucap Eksel kepada awak media pada sesi jumpa pers.

Mencetak dua gol di laga klasik tentu tidak membuat Eksel jemawa. Apalagi, ia baru saja dipercaya kembali bermain sejak awal laga. 

Ketatnya persaingan lini depan Macan Kemayoran yang kini dihuni deretan striker ternama dan tajam, eks Barito Putera ini justru menunjukkan sikap dewasa.

Eksel menegaskan bahwa kehadiran pemain baru maupun senior di posisi penyerang bukanlah ancaman bagi posisi utamanya. Baginya, kebersamaan tim adalah prioritas utama. 

Ia pun menyebut pelatih Mauricio Souza sebagai juru taktik yang objektif. Keputusan siapa yang berhak tampil sejak menit pertama laga, ditentukan secara adil sesuai performa di sesi latihan.

"Buat saya, pemain-pemain yang datang ke Persija, saya anggap bukan saingan tapi saudara saya. Mereka jadi motivasi saya, kami sering bicara buat tim ini. Siapa yang lebih bagus, pasti dia akan main, dan Coach sangat netral," ujar Eksel.

Lini depan Persija musim ini memang kian sesak. Pada paruh kedua liga, Macan Kemayoran mendatangkan pemain bertipikal penyerang seperti Alaaeddine Ajaraei dan Mauro Zijlstra. Padahal sebelumnya, sudah ada nama penyerang asal Brasil Gustavo Almeida di barisan depan. 

Namun, kondisi tersebut tidak menjadi soal bagi Eksel. Ia mengaku justru senang karena bisa mengambil banyak ilmu dari rekan-rekan setimnya yang lebih berpengalaman.

"Saya sangat bangga dan senang bisa ada senior-senior seperti Gustavo, ada Alaaeddine yang baru datang juga. Saya sangat senang dan saya belajar, dan sabar untuk menunggu waktu bermain bersama mereka," tambahnya.

Performa impresif Eksel yang konsisten mencetak gol belakangan ini memicu desakan dari suporter dari media sosial agar dirinya segera dipanggil ke Timnas Indonesia. Terlebih, skuat Garuda kini berada di bawah komando pelatih baru, John Herdman punya sedikit opsi di lini depan. 

Herdman mengindikasikan akan memantau para talenta yang bermain di liga lokal untuk mengisi skuad Garuda pada ajang ASEAN Championhsip Cup 2026 yang dihelat pada bulan Juli mendatang.

Menanggapi peluang membela Merah Putih, Eksel memilih untuk tetap merendah dan menyerahkan segalanya kepada kerja keras dan takdir. Ia tidak mau terbebani dengan desakan pemanggilan timnas Indonesia dari seluruh elemen pendukung.

"Dan soal panggilan timnas Indonesia, ya saya tidak berharap terlalu jauh untuk itu, tapi kalau memang dari Tuhan ada kesempatan buat kasih saya, saya akan berikan yang terbaik untuk itu," tutupnya.

Dengan kemenangan ini, Persija terus menjaga persaingan perebutan juara liga dengan bertengger di posisi ketika meski masih terpaut enam poin dari pemuncak klasemen, Persib Bandung. Eksel Runtukahu semakin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu penyerang lokal paling subur pada Super League musim ini. 

Eksel saat ini telah mencatatkan enam gol dari 18 kali penampilan dengan 10 kali menjadi starter. Ia pun menyamai rekor gol dari Ezra Walian (Persik) dan Yakob Sayuri (Malut United) untuk kategori penyerang lokal.


Tinggalkan Komentar