telusur.co.id - Meskipun pasangan ganda putra Malaysia Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin Rumsani menjadi unggulan teratas di Kejuaraan Asia 2025 yang berlangsung di Ningbo, China pada 8-13 April, ganda unggulan Jepang yang juga pernaga menjadi juara dunia, Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi bakal memberikan perlawanan keras.
Pelatih kepala ganda putra Jepang, Lee Wan Wah, menyatakan bahwa meskipun Sze Fei dan Izzuddin, yang kini berada di peringkat 2 dunia, bertekad untuk bangkit setelah penampilan mengecewakan mereka di Eropa bulan lalu, Hoki-Kobayashi berambisi untuk kembali ke puncak setelah absen selama lima bulan. Hoki dan Kobayashi, yang meraih gelar juara dunia pada 2021, memiliki rekor pertemuan 3-1 melawan Sze Fei-Izzuddin, meskipun Kobayashi baru saja pulih dari operasi lutut pasca-cedera yang dialaminya setelah China Masters pada November tahun lalu.
Sementara itu, Sze Fei dan Izzuddin juga harus mengatasi kekecewaan mereka sendiri. Di All England bulan lalu, mereka disingkirkan oleh pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho dan Seo Seung Jae, di babak kedua, dan kemudian kalah dari pasangan Jepang Hidori Mirokawa-Kyohei Yamashita di babak pertama Swiss Open.
"Sze Fei-Izzuddin belum menunjukkan penampilan terbaik mereka, seperti yang terlihat di Swiss Open. Ini memberi kesempatan bagi Hoki-Kobayashi untuk memanfaatkan situasi ini," ujar Wan Wah. Meskipun begitu, ia juga menekankan bahwa Kobayashi tidak boleh terburu-buru karena Kejuaraan Asia ini merupakan turnamen pertama mereka setelah lama absen. Namun, Wan Wah juga meyakini bahwa Kobayashi akan berusaha memulai kembali dengan performa terbaiknya.
"Pemulihan dari cedera akan menjadi tantangan besar bagi Hoki-Kobayashi, tetapi ini tetap akan menjadi pertandingan yang sangat ketat," tambahnya.
Pertemuan yang telah lama dinantikan ini semakin menarik karena kedua pasangan ini tidak bertemu satu sama lain sejak tiga tahun lalu. Sze Fei-Izzuddin sendiri memiliki sejarah yang impresif di Kejuaraan Asia, setelah mencapai final tahun lalu dengan menaklukkan sejumlah pasangan top dunia, termasuk juara dunia 2023, Kang Min Hyuk-Seung Jae dari Korea Selatan, dan pasangan peringkat 5 dunia dari China, Ren Xiang Yu-He Ji Ting. Meskipun demikian, gelar mereka akhirnya direbut oleh pasangan China Liang Wei Keng-Wang Chang.
Dengan persaingan yang semakin ketat, Kejuaraan Asia 2025 akan menjadi ajang yang penuh drama dan harapan bagi kedua pasangan untuk membuktikan diri mereka di panggung Asia.[]