telusur.co.id - Anggota DPR Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengatakan, dampak global penyebaran virus corona sudah membuat acara-acara besar di dunia terancam dibatalkan. Pembatalan acara ini akan membawa pengaruh kepada perekonomian dunia.

"Dampak COVID-19 sudah membuat acara-acara besar terancam dibatakan. Dan ini fakta bahwa antara lain, Jerman membatalkan ITB Berlin 2020 (event pariwisata terbesar di dunia) yang seharusnya digelar 4-8 Maret. Amerika juga membatalkan pertemuan US-ASEAN Summit yang harusnya dihadiri para pemimpin negara di tanggal 14 Maret ini," kata Firman dalam keterangannya, Minggu (1/2/20).

Menurut Firman, dengan dibatalkannya dua acara besar seperti ini pasti akan membawa dampak terhadap perekonomian dunia.

"Untuk itu hendaknya antisipasi dan sikap tanggap dan cepat dari pemerintah untuk mengusulkan terobosan penyerderhanaan regulasi melalui Omnibus Law 'Cipta Kerja' harus kita sikapi secara positif dan harus kita dukung," kata Firman.

Dampak ekonomi global, lanjutnya, juga akan sangat berpengaruh terhadap perkonomian nasional. Sehingga pemerintah dan DPR diharapkan dapat merespons dengan cepat dampak negatif virus Corona, yang bisa menimbulkan PHK besar-besaran di perusahaan-perusahaan Indonesia.

"Kalau pemerintah bersama DPR RI tidak merespons cepat akan sangat berdapak negatif tehadap perkonomian nasional dan dapat berpeluang PHK besar-besaran, dampak terhambatnya industri manufaktur karena terjadinya penghentian transaksi dagang ekspor-impor ke berbagai negara-negara tertentu," katanya.

Oleh karena, politisi senior SOKSI ini mendesak kepada semua pihak untuk segera melakukan pembahasan dan menyelesaikan pembahasan RUU Cipta Kerja.

"Tanggalkan ego masing-masing dan mendukung sikap cepat pemerintah untuk melakukan upaya-upaya penyelamatan ekonomi nasional yang sudah terancam dari berbagai dampak dan gejolak ekonomi global dan virus Corona ini.[Fhr]