Jelang Mudik, DPR Minta Sarana dan Prasana Jalan Tol Perlu Ditingkatkan - Telusur

Jelang Mudik, DPR Minta Sarana dan Prasana Jalan Tol Perlu Ditingkatkan

Anggota Komisi VI DPR RI, Ananta Wahana (Youtube)

telusur.co.idVolume kendaraan bakal melonjak tajam saat arus mudik Lebaran Iedul Fitri tahun 2023. Diprediksi sebanyak 123,8 juta orang akan mudik ke kampung halamannya untuk merayakan lebaran di kampung halaman.

Pengguna kendaraan pribadi roda empat menjadi pilihan tertinggi masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik. Diprediksi jumlahnya mencapai 27,32 juta orang atau 22,7% dari total pergerakan.

Melihat tingginya prediksi lonjakan kendaraan, perusahaan-perusahaan BUMN yang bergerak dalam pengelolaan jalan tol yakni PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Hutama Karya dan Waskita Karya telah mempersiapkan sejumlah pelayanan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2011/1432 H di ruas jalan tol di Indonesia.

Adapun pelayanan yang dilakukan itu misalnya, berupa pelayanan konstruksi jalan dan sarana kelengkapan jalan, pelayanan transaksi, pelayanan lalu lintas, peningkatan kapasitas jalan, tempat istirahat (Rest Area) dan lain sebagainya.

Atas kesiapan itu, Anggota Komisi VI DPR RI, Ananta Wahana pun memberikan apresiasi. 

Namun demikian, Ananta menilai, masih ada beberapa kekurangan yang membutuhkan solusi mendesak dan harus segera ditindaklanjuti, seperti minimnya lampu penerangan yang dipasang di sejumlah tol.

Menurut Ananta, penerangan lampu di Jalan Tol sangat bermanfaat. Karena mempermudah para pemudik untuk melihat dengan lebih jelas jalan yang akan dilalui pada malam hari.

"Kalau kita lihat seperti jalan-jalan tol yang saya sebutkan tadi, memang ada yang remang-remang (pencahayaannya ketika malam), ada yang terang bahkan ada yang gelap," kata Ananta saat RDP Antara Komisi VI DPR RI dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II,  PT Hutama Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan Perum LPPNPI/Airnav Indonesia di Senayan Jakarta, Senin (10/4/2023).

"Kalau kita lihat serang-panimbang itu masih sangat gelap. Kenapa saya tanyakan itu?. Karena Jalan Tol di Jakarta itu terang benderang, kemudian masuk tangerang mulai remang-remang dan sebagainya," sambung Ananta.

Selain penerangan jalan, Ananta juga menyinggung kesiapan perusahaan pengelola Jalan tol dalam mengurai kemacetan di gerbang tol ketika arus mudik lebaran.

"Saya membaca himbauan dari pemerintah, dari PUPR dari BUMN itu berharap pada arus mudik tahun 2023 ini itu memberikan diskon tarif layanan tol," kata Ananta.

"Saya sudah membaca jasa marga memang memberikan pengumuman tentang discount untuk layanan khususnya tarif jakarta cikampek. 
Kaitan dengan itu saya ingin tanyakan bagaimana dengan lainnya. Waskita, Hutama Karya," tanya Ananta.

"Kemudian juga Jasa Marga di tempat yang bukan Jakarta Cikampek (bagaimana)," tanya Ananta melanjutkan.

Dalam kesempatan ini, Legislator asal Dapil Banten ini juga meminta perusahaan pengelola Jalan tol agar bisa memberikan fasilitas rest area yang memadai. Ia juga meminta agar jumlah dan kualitas fasilitas rest area di jalan tol ditingkatkan. Hal tersebut diperlukan agar para pemudik dapat beristirahat dengan nyaman dan aman

"Kemudian saya juga mendengar ketika waskita mau membuka tol baru kaitannya dengan lebaran ini. Saya ingin menanyakan tentang fasilitas-fasilitas yang kaitannya dengan rest area. Karena yang namanya dalam posisi sangat macet di dalam kemacetan ini kan sangat menderita sehingga rest area ini menjadi alternatif," ujar Ananta.


Tinggalkan Komentar