telusur.co.id - Perempuan juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, menyatakan bahwa Rusia dan China dapat berperan dalam meredakan konflik yang melibatkan Iran serta memperkuat proses diplomatik di kawasan Timur Tengah.
“Negara-negara yang Anda sebutkan, yakni Rusia, China, dan banyak mitra internasional lainnya, dapat memainkan peran yang efektif dalam memperkuat proses diplomatik, meredakan ketegangan, serta mendukung prinsip-prinsip hukum internasional,” kata Mohajerani kepada RIA Novosti.
Ia menambahkan bahwa Iran mengharapkan komunitas internasional dan negara-negara sahabat untuk mengambil pendekatan yang bertanggung jawab terhadap pelanggaran hukum internasional, serangan terhadap warga sipil, serta agresi terhadap Iran.
“Kerja sama kemanusiaan dan dukungan internasional dalam situasi saat ini dapat membantu meringankan kesulitan yang dihadapi oleh penduduk sipil,” ujar Mohajerani.
Ketegangan di kawasan meningkat setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari menargetkan sejumlah lokasi di Teheran dan sekitarnya, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Sebagai bentuk pertahanan diri, Iran kemudian melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Laporan ini dikutip oleh beberapa media internasional termasuk Sputnik dan RIA Novosti-OANA. [ham]



