Komisi III DPR Minta Polisi Klarifikasi Soal Pengepungan Warga Desa Wadas - Telusur

Komisi III DPR Minta Polisi Klarifikasi Soal Pengepungan Warga Desa Wadas


telusur.co.id - Anggota Komisi III DPR, Andi Rio Idris Padjalangi, menyesalkan terjadinya bentrok antara Kepolisian dan warga pada saat melakukan pengukuran lahan bendungan di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah.

Menurut Andi Rio, seharusnya bentrok ini bisa dihindari jika dilakukan dengan pendekatan persuasif. 

"Selesaikan dengan hati dan kepala dingin antara kedua belah pihak," ujar Andi Rio dalam keterangannya, Rabu (9/2/22).

Andi Rio pun menuntut Kapolda Jateng segera turun ke lapangan menenangkan anak buahnya. Kapolda Jateng juga harus memberikan penjelasan kepada masyarakat agar tidak terjadi salah paham yang berkelanjutan.

Kemudian, mendesak Polri memberikan klarifikasi atas penangkapan sekitar 60 orang, baik warga maupun pendamping hukum warga. Pun demikian dengan dalih penangkapan tersebut.

"Kalau memang warga tersebut salah dan membawa senjata tajam, mau tidak mau harus mengikuti proses hukum yang berlaku. Namun, jika tidak salah, maka kepolisian harus melepaskan sejumlah warga tersebut," tegasnya.

Sebagai informasi, sebagian besar warga Desa Wadas menolak proyek pembangunan Bendungan Bener, salah satu program strategis nasional (PSN) Presiden Joko Widodo, sejak 2016.

Sementara itu, kepolisian mengerahkan ribuan personelnya dengan kostum dan senjata lengkapi antihuru-hara ke Desa Wadas. Awalnya, untuk mengawal proses pengukuran lahan penambangan batu andesit (kuari) untuk Bendungan Bener.[Fhr]


Tinggalkan Komentar