telusur.co.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mendesak pemerintah segera membuat kebijakan yang lebih tegas dalam menangani wabah virus corona atau Covid-19.
Menurutnya, jika pemerintah alergi dengan istilah lockdown, maka bisa menggunakan istilah lainnya, asalkan kebijakan tersebut diumumkan secepatnya.
Desakan itu disampaikan Hinca, mengingat jumlah korban meninggal akibat virus corona telah mencapai 102 orang per hari Sabtu (28/3/20).
"102 meninggal dunia. Hari ini, entah sore atau malam, kiranya keluar sebuah kebijakan (dengan nama apapun, jika memang alergi pada sebutan lockdown) dari Istana," tulis Hinca di akun Twitternya, @hincapandjaitan.
Anggota Komisi III DPR itu menambahkan, saat ini Indonesia sudah berada dalam krisis karena wabah corona. Untuk itu, ia mengingatkan pemerintah untuk kritis menyikapi masalah ini.
"Jika memang telinga Istana tak mampu tampung KRITIK, Setidaknya para tuan mampu berpikir KRITIS. Kita sudah KRISIS," tegas Hinca Panjaitan.
Seperti diketahui, hingga Sabtu (28/3/2020), jumlah pasien positif terinfeksi virus corona mencapai 1.155 kasus. Ada penambahan 109 kasus dari hari sebelumnya.
Sementara itu, pasien yang sembuh bertambah 13 orang menjadi 59 orang, sedangkan kasus kematian bertambah 15 orang menjadi 102 orang. [Tp]



