Lima universitas Indonesia Tawarkan Program Internasional di Pameran Pendidikan di Brunei - Telusur

Lima universitas Indonesia Tawarkan Program Internasional di Pameran Pendidikan di Brunei


telusur.co.id - Pada 8-9 Februari 2019, para wakil universitas Indonesia tampak sibuk melayani ratusan pelajar dan orang tua pada pameran Higher Education Expo 2020 di Bridex Hall, Bandar Seri Begawan. Tak kurang dari lima belas wakil dari Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, UIN Maulana Malik Ibrahim dan Universitas Islam Malang menghadiri pameran pendidikan terbesar di negara kesultanan tersebut.

“Kami banyak sekali menerima permintaan untuk master/S2 di jurusan psikologi,” ucap Halimah Dwi Putri, staf Internasional Office UIN Maulana Malik Ibrahim. Sementara Imam, Kepala International Office UNISMA menyampaikan kegembiraannya membawa pulang dokumen tiga calon mahasiswa Brunei yang mendaftarkan diri di jurusan syariah.

Partisipasi kelima universitas atas undangan dan fasilitasi oleh KBRI Bandar Seri Begawan tersebut adalah dalam rangka mendorong peningkatan kerja sama pendidikan antara Indonesia dengan Brunei Darussalam.

“Saya berharap partisipasi ini dapat mendorong minat pelajar Brunei ke Indonesia yang masih minim sekali,” ujar Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Dr. Sujatmiko, MA, sambil mendorong para wakil universitas untuk menawarkan beasiswa bagi para pelajar Brunei sebagai insentif promosi pendidikan.

Dalam dua hari pameran tersebut, diketahui bidang yang diminati pelajar Brunei antara lain kedokteran, kedokteran gigi, syariah, ushuluddin, ekonomi syariah, agroindustri, dan teknik mesin. Pelajar Brunei juga banyak tertarik mengikuti short course serta program community outreach (sejenis KKN) ke Indonesia. Minat para pelajar ini didukung oleh Pemerintah Brunei yang memberikan bantuan finansial bagi para mahasiswa untuk mencari pengalaman di luar negeri selama satu atau dua semester.

Selain untuk mempromosikan pendidikan Indonesia, delegasi Indonesia juga melakukan pertemuan dengan sejumlah institut pendidikan ternama di Brunei seperti Universitas Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) dan Universiti Brunei Darussalam (UBD). Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana kerja sama riset makanan halal, pertukaran pelajar serta sharing kurikulum fakultas pertanian dan peternakan.

Tercatat setidaknya 107 MoU telah ditandatangani antara institut pendidikan tinggi kedua negara. Kerja sama pendidikan antara kedua negara saat ini masih mayoritas diisi oleh program short course, kunjungan akademisi serta kegiatan seminar. Jumlah pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan Brunei masih tergolong kecil, yaitu 39 orang yang tersebar di UNISSA dan UBD. Sementara hampir seluruh pelajar Brunei ke Indonesia hanya untuk mengambil short course dan KKN di beberapa universitas seperti Universitas Airlangga dan Universitas Pekalongan.

Selain institut pendidikan lokal, pameran Higher Education Expo 2020 tahun ini juga diikuti oleh 13 universitas asing dari Malaysia, Singapura, Jepang, Inggris, India, Indonesia dan Amerika Serikat. [Asp]

 


Tinggalkan Komentar