telusur.co.id - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyalurkan Rp4,5 Miliar dana bergulir kepada Pusat Koperasi Syariah Sarekat Bisnis Pesantren Jawa Timur (KSBP).
Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo menjelaskan, pada tahap awal pihaknya menyalurkan Rp4,5 miliar kepada KSBP Sunan Drajat. Tahun ini, LPDB-KUMKM menargetkan penyaluran kepada koperasi syariah sebesar Rp800 miliar dan ke depan bisa bertambah menjadi Rp1 triliun.
"Sesuai arahan MenkopUKM penyaluran dana bergulir LPDB-KUMKM 100 persen harus ke koperasi," kata Supomo di Ponpes Sunan Drajat, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, kemarin.
Supomo menegaskan, penyaluran ini menjadi agent of development government. Sehingga penyaluran LPDB-KUMKM harus by design, dengan melihat kontribusi koperasi bagi peningkatan perekonomian masyarakat.
Untuk pembiayaan bagi KSBP Sunan Drajat, lanjut Supomo, pihaknya bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) yang memberikan modal untuk pembangunan, sedangkan LPDB-KUMKM untuk modal kerja dan pengembangan koperasi.
Jika tahun sebelumnya pembiayaan bagi koperasi syariah relatif kecil, tahun ini ditargetkan bagi koperasi syariah mencapai Rp1 triliun.
Menurutnya, pada triwulan pertama 2021 sudah dikucurkan sebanyak Rp301 miliar untuk syariah dari total Rp553 miliar dana bergulir yang sudah disalurkan.
Supomo mengharapkan, sesuai dengan misi pemerintah, LPDB-KUMKM akan meningkatkan perekonomian umat melalui koperasi modern.
"Untuk mewujudkan hal tersebut, kami berkolaborasi dengan dinas koperasi pemerintah provinsi. Tidak lupa menggandeng Pemda Jawa Timur yang memiliki andil luar biasa. Kerja sama ini sebagai upaya pembinaan kelembagaan demi masa depan koperasi yang lebih baik, lagi," tutup Supomo.[Fhr]



