Menlu Retno: OKI Harus Terus Dorong Gencatan Senjata Permanen di Gaza - Telusur

Menlu Retno: OKI Harus Terus Dorong Gencatan Senjata Permanen di Gaza


telusur.co.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengatakan, Organisasi Kerja sama Islam (OKI) harus terus bersatu untuk membela keadilan dan kemanusiaan bagi Palestina. 

H itu Retno sampaikan saat menghadiri 15th Session Of The Islamic Summit Conference'di Banjul, Gambia, akhir pekan kemarin.

Retno menjelaskan, dalam Arab Peace Initiative dan berbagai keputusan OKI disebutkan, perdamaian dengan Israel hanya akan dilakukan jika Israel menghentikan pendudukannya terhadap Palestina.

Menurutnya, sikap ini telah mengirim pesan yang sangat kuat bahwa tanpa kemerdekaan Palestina, maka tidak akan ada hubungan diplomatik dengan Israel.

"Saya ingatkan bahwa keputusan dan pesan tersebut sudah seharusnya dipertahankan secara konsisten," tegas Retno, dikutip Senin (6/5/24).

Lebih jauh dalam KTT kali ini, Retno menyoroti selama 7 bulan terakhir, lebih dari 34 ribu warga Palestina dibunuh oleh Israel yang merupakan genosida.

Selain itu, Ia juga menyoroti hambatan bantuan kemanusiaan, ancaman Israel menyerang Rafah yang terus berlanjut, hingga keanggotaan Palestina di PBB yang terus diblokir.

"Dalam situasi sulit ini, OKI harus bersatu untuk membela keadilan dan kemanusiaan bagi Palestina," seru Retno.

Terkait dengan situasi di Palestina, Retno menyampaikan tiga hal yang perlu dilakukan oleh OKI. Petama, organisasi ini menurutnya harus bersatu, fokus dan perhatiannya tidak terbelah untuk membantu Palestina. OKI harus terus memberikan bantuan kemanusiaan untuk Gaza dan terus mendukung kerja UNRWA.

Ia pun mengingatkan kembali agar Islamic Financial Safety Net (Jaring Pengaman Keuangan Syariah) yang telah disepakati sebelumnya dapat segera diaktifkan agar dapat membantu rakyat Palestina.

Kedua, Retno mengatakan, OKI harus terus mendorong segera dicapainya gencatan senjata permanen.

"Gencatan senjata akan menjadi game changer untuk menghentikan meningkatnya korban dan meringankan penderitaan. Gencatan senjata juga penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif untuk negosiasi yang adil menuju two-state solution," kata Retno.

Ketiga, Retno mengingatkan agar OKI mencegah eskalasi lebih lanjut. Negara-negara OKI menurutnya harus fokus pada penanganan bencana kemanusiaan di Palestina dan menahan diri dari konflik terbuka.

"OKI memiliki tanggung jawab untuk menjamin stabilitas kawasan dan dunia. Kesatuan OKI harus dapat berkontribusi bagi perdamaian, bukan justru mendorong krisis," kata Retno.

Diketahui, KTT OKI kali ini mengusung tema "Enhancing Unity And Solidarity Through Dialogue For Sustainable Development".[Fhr] 


Tinggalkan Komentar