telusur.co.id - Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai turut bersuara terkait laporan GAR ITB yang menganggap mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin radikal.
Menurut Pigai, Din Syamsuddin tokoh yang toleran, egaliter dan intelektual Islam moderat.
“Saya sangat Kenal Prof Dr. Din Syamsudin. Beliau Tokoh yang toleran, egaliter, Nasionalis & Intelektual Islam yang moderat,” kata Natalius Pigai melalui akun twitternya, Jakarta, Minggu (14/2/2021).
Pigai mengatakan, pihak yang menganggap Din Syamsuddin radikal tujuanya hanya satu, yakni ingin membenamkan karakter Din sebagai pengawal Pancasila.
“ Jika ada yang menuduh Prof Dien sebagai Radikal maka tujuannya hanya untuk membenamkan ketajaman asa & karakter Din Syamsudin sebagai Pengawal Kebhinekaan & Pancasila,” ujar Pigai.
Diketahui, GAR ITB melaporkan Din Syamsuddin ke KASN berkenaan dengan pelanggaran kode etik dan kode perilaku.
Awalnya, pelaporan tersebut sudah dilayangkan ke KASN melalui email dan surat pada Oktober tahun lalu.
Namun demikian, beberapa waktu kemudian GAR ITB mendatangi langsung KASN berharap pelaporan tersebut langsung ditanggapi.
Salah satu isi laporan yakni soal sikap Din yang dianggap mengeksploitasi sentiman agama.[Tp]



