Netizen Sebut Habib Rizieq Omdonya Saja yang Gede, Nyali Secuil! - Telusur

Netizen Sebut Habib Rizieq Omdonya Saja yang Gede, Nyali Secuil!


Telusur.co.id

Imam besar Front Pembela Islam, Muhammad Rizieq bin Husein Shihab batal pulang ke tanah air. Alasannya, setelah melalui perenungan dan istikarah dirinya memutuskan untuk tidak pulang.

Terkait ketidak pulangan Rizieq Shihab, Netizen memberikan komentar. Banyak yang beranggapan Rizieq takut, lantaran bakal langsung dimasukan ke bui jika menginjakan kakinya di Indonesia.

Habib Rizieq omdo-nya aja yg gede, nyali secuil. Gak ngaruh TT menggema #KamiBersamaHRS kalo gak berani hadapi proses hukum. Pengecut!” tulis pemilik akun @YuniartiKinanti, Rabu (21/2/18).

Sementara netter lain, yakni @MasioNgono membandingkan jika keberanian Rizieq kalah dari bekas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang berani menghadapi proses hukum atas kasus penistaan agama.

Pengecut ya pengecut yut. Ahok lbh berani hadapi kasusnya pdhl didemo 7 juta org. Lah rizieq cabul yg katanya didkg 7 juta org malah kabur. Kalo bkn pengecut itu namanya apa yut,” tulis @MasioNgono mengomentari tweet pemilik akun @iyutVB, yang menulis “…Momentumnya belum memungkinkan bagi Habib Rizieq Shihab untuk bertarung melawan tangan2 jahil penguasa…Terlalu banyak nuansa ketidakadilan yg melingkupi kasus rekayasa sex chat ini…

Diketahui, hari ini Rizieq Shihab batal kembali ke Indonesia. Namun, melalui sambungan telepon kepada jemaah di Masjid Baitul Amal, dirinya menyampaikan beberapa pesan terkait itu.

“Akhirnya saya teruskan untuk istikarah mohon petunjuk Allah SWT, karena hanya Allah SWT yang Maha Tahu tentang apa yang terbaik dan terburuk untuk hamba-nya, walaupun saya senantiasa beritikad sekeluarga untuk pulang pada hari ini, untuk jaga-jaga jika di menit terakhir bisyarah sekeluarga bisa segera pulang..Namun sampai saat ini saya belum mendapatkan isyarah yang bagus, apalagi bisyarah yang menggembirakan,” kata Rizieq dalam rekaman pembicaraan melalui telepon yang diperdengarkan di Masjid Baitul Amal, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (21/2).

“Jadi hari ini saya harus menunda dulu kepulangan saya.” [ipk]


Tinggalkan Komentar