Telusur.co.id - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, mekanisme impor, terutama bahan makanan, memang banyak permasalahan alias kacau. Terutama masalah 'percaloan' atau perburuan renten. 

Hal itu disampaikan Fadli terkait OTT KPK terhadap 11 orang yang terdiri dari unsur swasta, pengusaha importir, sopir, dan orang kepercayaan anggota DPR RI. OTT tersebut diduga persoalan suap impor bawang putih. 

"Kalau menurut saya, impor-impor ini banyak masalah. Karena di dalam tiap impor itu sering kali terjadi perburuan renten,” kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/8/19). 

Politikus Gerindra ini menilai, perburuan rente yang terjadi saat ini sudah sangat serius. Karena, dapat merugikan petani di Tanah Air.

"Perburuan rente itu terkait harga yang memang disparitasnya cukup tinggi dan menurut saya ini yang sebenarnya kami sangat sayangkan. Impor bawang sendiri kan memukul petani bawang kita, apalagi di saat panen," tukasnya.


Laporan: Eka Meutia