Pengamat: Masyarakat Bisa Rasakan Dampak Positif Pembangunan Infrastruktur - Telusur

Pengamat: Masyarakat Bisa Rasakan Dampak Positif Pembangunan Infrastruktur

Pengamat tata kota, Nirwono Yoga (batik biru) dan pengamat komunikasi politik, Emrus Sihombing. (Ist).

telusur.co.id - Pengamat Tata Kota, Nirwono Yoga mengatakan pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) secara umum rata-rata melebihi target yang ditentukan jika dibandingkan dalam sepuluh tahun terakhir. Selain itu juga menunjukkan peningkatan yang lebih signifikan. 

Terlebih di era kedua, setidaknya dalam pandangan dia, ada catatan penting yakni dari lima visi dan misi selain tetap pada percepatan infrastruktur, namun juga dampak ekonomi.

"Kalau kemarin adalah benar-benar percepatan insfrastruktur yang didorong. Yang (era) kedua ini adalah tidak hanya percepatan, tetapi juga dampak dari ketersediaan infrastruktur terhadap pembangunan di daerah, " kata Nirwono dalam diskusi 'Keberhasilan Pembangunan Insfrastruktur Bukti Kinerja Positif Pemerintah', di Jakarta, Selasa (28/1/20).

Nirwono memberikan contoh, misalnya pembangunan infrastruktur jalan tol Transjawa yang sudah dibangun. Ke depan, dampak ekonomi terhadap pembangunan tersebut daerah yang menjadi penekanan yang dilakukan pemerintah. Sehingga masyarakat bisa langsung merasakan dampak positif dari pembangunan infrastruktur.

Dalam kesempatan yang sama, pengamat komunikasi politik, Emrus Sihombing menilai, dengan mengedepankan pembangunan infrastruktur dan terlihat hasilnya seperti jalan tol Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi, serta hampir di semua daerah pembangunan infrastruktur, hal itu merupakan keberhasilan yang luar biasa di periode pertama.

"Kita lihat dalam diperiode kedua tetap infrastruktur menjadi suatu hal yang terus diselesaikan oleh pemerintahan Joko Widodo. Dengan pembangunan infrastruktur, berarti transformasi pembangunan ekonomi dan perubahan sosial di tiap daerah karena adanya relasi satu masyarakat satu dengan lainnya yang dihubungkan dengan infrastruktur," terang Emrus.

Menurutnya, kalau sebuah negara ingin maju, pembangunan yang paling utama adalah pembangunan infrastruktur yang menghubungkan antar daerah satu dengan lainny, baru setelah itu adalah soal efisiensi.

"Dengan insfrastruktur, maka koneksifitas antar daerah tidak ada sekat lagi, serta dapat memperkuat nilai-nilai patriotisme dan nasionalisme masyarakat," ujarnya. [Tp]


Tinggalkan Komentar