Pergerakkan Aktivis NU Bakal Kampanyekan Anies 2024 ke Tokoh Sentral NU - Telusur

Pergerakkan Aktivis NU Bakal Kampanyekan Anies 2024 ke Tokoh Sentral NU

Ist

telusur.co.idKetua Umum DPP Pergerakkan Aktivis Nahdliyin Nusantara for Anies Presiden (PeranNU), Andi Jamaro Dulung mengungkapkan bahwa kiprah dan keberadaan relawan PeranNU memang didedikasikan untuk pemenangan Anies Rasyid Baswedan menghadapi Presiden 2024-2029. 

Karena itu, PeranNU mengajak warga masyarakat untuk aktif berpartisipasi dan membangun kebersamaan. "Jadi ada ruang kosong di dalam rumah besar pendukung Anies dimana kaum Nahdliyin belum mengisinya," kata Andi Jamaro Dulung usai bersilaturahmi dengan Presiden PKS, Akhmad Saikhu di Kantor DPP PKS, Jakarta, Selasa (28/3/2023).

Turut hadir sejumlah tokoh NU DKI Jakarta dan Jawa Barat serta pengurus DPP PeranNU. 

Sementara Presiden PKS didampingi Ketua Dewan Syari'ah DPP PKS, Dr. KH. Muslih Abdul Karim. 

"Sejumlah tokoh dan mantan aktivis pergerakan di NU berusaha membangun dan mengisi ruang kosong itu agar lengkap dukungan itu untuk Mas Anies maju dan menjadi Presiden 2024," ujar Mantan Dansatkornas Banser era Presiden Gus Dur.

Sejauh ini, lanjut Mantan Ketua PBNU era KH.Hasyim Muzadi, PeranNU berusaha mendekati sejumlah tokoh sepuh dan tokoh sentral NU untuk membuka diri agar bisa mendukung Anies atas nama keumatan.

Sementara itu, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Saikhu menyatakan partainya tak ada sama sekali agenda merubah konstitusi untuk tujuan mengubah falsafah dan haluan negara.

Menurut Ahmad Saikhu, PKS murni berjuang untuk perubahan positif guna mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa. Antara lain mencerdaskan kehidupan berbangsa, turut menjaga perdamaian dunia. "PKS tak ada Agenda mengubah konstitusi atau haluan negara menjadi radikal atau  semacam merubah falsafah menjadi khilafah atau sejenisnya seperti tudingan yang ada. Murni ingin mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa," ujar Persden PKS, Ahmad Saikhu, Selasa (28/3/2023).  

Lebih jauh Akhmad Saiku mengungkapkan masih banyak cita-cita para pendiri bangsa yang belum terwujud. Misalnya soal mencerdaskan kehidupan bangsa. PKS, kata dia terus berusaha mendorong perbaikan pendidikan agar lebih maksimal mencerdaskan masyarakat. 

Pada aspek mewujudkan perdamaian dunia, sebagaimana pembukaan UUD 1945, harusnya Indonesia berperan aktif. Namun saat ini sedang mengalami kemunduran. Peranan itu terasa sangat kurang belakangan ini. 

Menyinggung soal dukungan kepada Anies Baswedan, Ahmad Saikhu mengatakan PKS bersikap all out sejak menyatakan dukungan. Apa lagi setelah menandatangani piagam kesepakatan 3 Partai Pengusung. "PKS memberi dukungan penuh. Apel siaga di Jakarta dan diikuti apel siaga oleh Provinsi di daerah," paparnya. 

Dalam kesempatan itu, Presiden PKS mengapresiasi kehadiran PeranNU yang menurutnya dapat memperkokoh Koalisi Perubahan Persatuan (KPP) untuk memenangkan Anies Baswedan sebagai Presiden Indonesia. 

Alumni Pondok Pesantren Buntet Cirebon itu menegaskan PeranNU memiliki peran penting bagi upaya penggalangan dukungan kaum Nahdliyin.


Tinggalkan Komentar