telusur.co.id - Pemerintah Qatar mengumumkan evakuasi warga yang tinggal di sekitar Kedutaan Besar Amerika Serikat di ibu kota Doha sebagai langkah pencegahan demi keamanan publik.
“Dalam rangka menjaga keamanan publik, Kementerian Dalam Negeri mengumumkan bahwa pihak berwenang terkait sedang mengevakuasi warga yang tinggal di sekitar Kedutaan Besar AS sebagai tindakan pencegahan sementara,” kata Kementerian Dalam Negeri Qatar melalui pernyataan di X. “Akomodasi yang sesuai telah disediakan bagi mereka sebagai bagian dari tindakan pencegahan yang diperlukan.”
Langkah ini terjadi di tengah meningkatnya serangan drone terhadap fasilitas diplomatik AS di kawasan Teluk. Minggu ini, Kedutaan Besar AS di Arab Saudi dan Kuwait, serta Konsulat AS di Dubai menjadi sasaran, seiring ketegangan regional akibat aktivitas militer dan diplomatik Iran.
Di sisi lain, Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UK Maritime Trade Operations) melaporkan ledakan di lepas pantai Kuwait, sekitar 30 mil laut (55,5 km) tenggara Mubarak al-Kabeer. Kapten kapal tanker yang berlabuh melaporkan melihat ledakan besar di sisi kiri kapal sebelum sebuah kapal kecil meninggalkan area.
Minyak dari tangki kargo tumpah ke laut, berpotensi menimbulkan dampak lingkungan, dan kapal mengalami kebocoran air. Semua awak kapal selamat, kata UKMTO.
Insiden ini menambah kekhawatiran atas meningkatnya risiko keamanan di Teluk, baik bagi warga sipil maupun aktivitas maritim dan diplomatik di kawasan.
Aljazeera



