Rachland Usul Gedung Kemensos Jadi Museum? Agar Ingat Korupsi Bansos - Telusur

Rachland Usul Gedung Kemensos Jadi Museum? Agar Ingat Korupsi Bansos

Rachland Nashidik

telusur.co.id - Kasus korupsi Bansos di tengah pandemi virus Covid-19 yang dilakukan oleh Menteri Sosial Juliari Batubara memang keterlaluan. Agar menjadi pelajaran dan kasusnya tak dilupakan, ada usulan jika gedung Kemensos dijadikan museum.

Yang mengusulkan adalah Rachland Nashidik melalui akun media twitternya @RachlanNashidik, Rabu. "Nanti, rejim berganti, bagaimana bila gedung Kemensos kita ubah fungsinya jadi museum?" usul Rachland.

Tujuan museum Kemensos, diutarakan Rachland, untuk mengingat korupsi Bansos oleh kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di masa kepemimpinan Presiden Jokowi. 

"Bisa ditambah apik dengan menyertakan rongsok bus bekas Transjakarta yang dibeli oleh Gubernur Jokowi. Setuju?" katanya. 

Unggahan Rachland pun langsung diserang, buzzer dan warganet justru balik menyerang Rachland dengan kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet Hambalang. 

"Mantap sekali. Bagusnya sih Hambalang saja dijadikan mesium terlebih dahulu. Mesium "Katakan tidak pada korupsi", usul @HASANATIME.

Sama, @Abymany47450488 juga menyarankan agar Hambalang yang dijadikan museum. "Saya sarankan untuk @RachlanNashidik alangkah baiknya hambalang yang mangkrak. Di ubah jadi museum, biar anak cucu kita tahu.. 
Sukur2 bisa jadi tempat wisata."

Mengenai Wisma Hambalang, Rachland pun menjelaskan jika keputusan tentang Hambalang adalah hak Presiden. Bisa diteruskan dan dijadikan fasilitas yang berbeda bagi kepentingan publik atau dibiarkan seperti sekarang. "Semua terpulang pada niat baik. Atau niat buruk: sengaja untuk menista SBY. Mana yang benar?" katanya. 

Soal tudingan mangkrak, karena tak diteruskan. Pembangunan Wisma Hambalang dilarang KPK karena barang bukti kasus. Larangan dicabut setelah kasus ditutup. "Jokowi menolak meneruskan dan buzzeRP menyebutnya "mangkrak". Padahal proyek lain di masa SBY dirayakan Jokowi. Tanpa menyebut peran SBY," tuntasnya. [ham]


Tinggalkan Komentar