telusur.co.id - Himpunan Lora Madura (HILMA) bersama dengan 2.000 ulama dan kiai se-Madura mendeklarasikan dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menjadi Presiden Indonesia periode 2024-2029.

Ketua Umum Hilma, KH Jakfar Shodiq Fauzi mengatakan Ganjar merupakan figur pemimpin yang sederhana dan kuat. Ganjar juga diakui dekat dengan alim ulama dan umat Islam.

Salah satu buktinya yaitu, Ganjar menggandeng H. Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin, putra dari KH Maimun Zubair untuk dijadikan Wakil Gubernur Jawa Tengah.

"Dia cinta dan dekat dengan ulama. Insyaallah, kiai dan ulama se-Madura suka dengan beliau karena di Madura, sekitar 60% adalah alumni atau pernah belajar ke Mbah Maimoen," kata Jakfar.

Selain deklarasi, mereka juga menggelar Istigosah Kebangsaan dalam rangka mendukung dan mendoakan Ganjar Pranowo agar sukses menjadi Presiden 2024.

Deklarasi diadakan di Pondok Pesantren Abu Syamsuddin, Dusun Batu Ampar, Desa Pangbatok, Kecamatan Proppo, Kab. Pamekasan, Provinsi Jawa Timur.

Lebih lanjut, Jakfar berkata Ganjar merupakan sosok yang punya ketegasan sikap terhadap kelompok radikal intoleran, serta komitmen terhadap Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. Jakfar pun menyatakan Hilma dan forum silaturahmi Ulama dan Kiai Madura telah siap mengawal dan memenangkan Ganjar sebagai Presiden Indonesia.

"Mendorong partai politik untuk mendengarkan aspirasi ulama dan kiai dalam mengusung capres demi Indonesia yang lebih baik," tegas Jakfar.

Menurut dia, ulama dan kiai yang hadir sebanyak 2.000 orang. Mereka perwakilan dari ulama, kiai dan Lora se-Madura. "Yang hadir ulama, kiai, lora, santri dan masyarakat, ada 2.000 lebih," ucapnya.

Hilma dan ribuan Ulama serta Kiai juga mengajak kepada masyarakat Indonesia khususnya Madura yang cinta Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila, untuk memenangkan Ganjar dalam Pilpres 2024.

"Mengimbau kepada tokoh masyarakat, khususnya, ulama, kiai dan lora untuk menyosialisaikan dan memenangkan Ganjar," ujar Hambali.[]