Sapa Warga Kemusu Boyolali, Menteri Siti Kegirangan - Telusur

Sapa Warga Kemusu Boyolali, Menteri Siti Kegirangan

Menteri Siti Nurbaya ketika blusukan

telusur.co.id - Kendati masih pandemi virus corona, tak menghentikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya Bakar malas-malasan. Menteri dari Nasdem itu tetap blusukan ke daerah.

Teranyar, Menteri Siti mengunjungi Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS) Wono Lestari I dan II, di Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Menteri Siti memgaku senang dan gembira bisa menyapa dan kasih semangat ke Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS), pada Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS) Wono Lestari I dan II, di Kemusu, Kabupaten Boyolali. 

"Saya ke sini dalam rangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah. Dan sudah empat kali saya ke sini," ungkap Menteri Siti dengan wajah semringah, Minggu.

Ditegaskan dia, manfaat ekonomi telah dirasakan Kelompok Tani dengan menjalankan komoditas utamanya yaitu produksi minyak kayu putih. Mereka sudah memanen daun kayu putih seluas 60 ha dengan hasil 98 ton daun kayu putih. 

Dari hasil segitu, dapat diproduksi minyak kayu putih sebanyak 596 liter atau identik 554 kilogram. Hasil produksi tersebut mampu menghasilkan nilai ekonomi sebesar Rp157 juta per daur panen (7–9 bulan).

Tandanya apa? Program Perhutanan Sosial mampu menumbuhkan geliat ekonomi masyarakat khususnya para petani hutan serta menopang pertumbuhan ekonomi lokal.

Presiden Jokowi mempunyai gagasan yang berpihak pada rakyat, dengan memberikan akses legal kepada masyarakat petani bisa memanfaatkan hutan selama 35 tahun yang bisa diperpanjang sampai 70 tahun.

Cita-cita Bapak Presiden, meski usahanya dijalankan oleh rakyat, tetapi manajemen bisnisnya kelas korporat.

Selain manajemen yang baik, aspek lain yang dikembangkan KUPS yaitu teknologi, melalui intervensi peralatan, dan pendampingan teknologi bibit unggul. Selanjutnya, perlu didampingi dalam pemasaran, dan permodalannya. [ham]


Tinggalkan Komentar