telusur.co.id - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan menegaskan konflik Palestina-Israel harus disikapi secara serius. Keberpihakan Indonesia harus jelas dan terang benderang. Perjuangan kemerdekaan rakyat palestina harus terus didukung setidaknya karena dua hal mendasar.
Pertama, konstitusi dengan jelas mengatur bahwa bangsa Indonesia menentang segala bentuk penjajahan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Dalam pembukaan UUD 1945 tegas disebutkan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa.
"Oleh sebab itu, dukungan terhadap kemerdekaan bangsa Palestina yang terjajah adalah amanat konstitusi kita," tegas Zulkifli Hasan, Rabu.
Kedua, Indonesia dan Palestina memiliki hubungan historis yang sangat erat. Mufti agung Palestina merupakan tokoh internasional pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia, bahkan sejak September 1944.
Saat itu, peran mufti Palestina Amin Al-Husaini sangat penting bagi Indonesia membangun kepercayaan dunia, terutama di kawasan Timur Tengah, sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat.
Soekarno, Bapak Bangsa Indonesia, bahkan pernah mengatakan, "Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah Indonesia berdiri menentang penjajahan Israel."
"Pembelaan kita terhadap rakyat Palestina bukanlah isu kesamaan identitas agama belaka, tetapi melampaui itu merupakan pembelaan kita terhadap kemanusiaan dan keadilan."
Banyak rakyat Palestina juga yang beragama Kristen atau Katolik, bukan Islam saja. Pembelaan terhadap kaum terjajah dan tertindas melampaui identitas agamanya.
Zulhasan pun mengajak untuk melakukan tiga hal. Pertama, terus suarakan keberpihakan dan pembelaan terhadap rakyat Palestina. Karena dukungan ini penting untuk memberi dukungan kepada mereka sekaligus melawan propaganda jahat yang dilakukan Israel untuk melegalkan penjajahan mereka.
Kedua, bangun solidaritas, misalnya dengan cara memberi bantuan donasi untuk rakyat Palestina. Baik untuk keperluan medis maupun rekonstruksi pasca konflik.
Di level negara, solidaritas ini ditunjukkan dengan cara memperjuangkan pengakuan kemerdekaan negara palestina melalui forum-forum internasional seperti PBB, OKI, dan lainnya.
"Ketiga, yang paling minimal, doakan saudara-saudara kita di Palestina. Selalu bisikkan dalam setiap doa kita kemerdekaan, kesejahteraan dan kemuliaan rakyat Palestina. Semoga mereka segera terbebas dari segala penderitaan dan penindasan," katanya.
Semoga Bangsa Indonesia, pemerintah Indonesia, rakyat Indonesia, dan semua selalu konsisten membela Palestina dan memperjuangkan kemerdekaannya. [ham]



