Simón Bongkar Cara Hentikan Ronaldo, tapi Akui Satu Hal yang Masih Sangat Mematikan - Telusur

Simón Bongkar Cara Hentikan Ronaldo, tapi Akui Satu Hal yang Masih Sangat Mematikan

Kapten Tim Nasional Portugal, Cristiano Ronaldo

telusur.co.id - Penjaga gawang timnas Spanyol, Onai Simón, melontarkan penilaian menarik mengenai Cristiano Ronaldo jelang duel panas melawan Portugal pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Senin (6/7/2026). Meski menilai sang megabintang tak lagi berada di puncak performanya seperti saat berseragam Real Madrid, Simón mengingatkan bahwa Ronaldo tetap menjadi ancaman terbesar di depan gawang.

"Ronaldo saat ini tidak lagi seperti enam atau tujuh tahun lalu ketika masih di Real Madrid atau pada masa-masa terbaiknya," kata Simón, seperti dikutip harian AS.

Namun, pernyataan itu bukan berarti Spanyol menganggap remeh kapten Portugal tersebut. Sebaliknya, Simón justru mengungkap alasan mengapa Ronaldo masih sangat berbahaya meski usianya tak lagi muda.

Menurutnya, kunci utama adalah memastikan Ronaldo tidak mendapat ruang di dalam kotak penalti.

"Kami harus menjauhkan Ronaldo sejauh mungkin dari kotak penalti. Di final UEFA Nations League, hanya satu bola yang sampai kepadanya di dalam kotak penalti, dan dia langsung mencetak gol. Dia masih memiliki hasrat mencetak gol yang luar biasa, sesuatu yang diinginkan setiap tim dari seorang pemain," ujarnya.

Simón menilai naluri mencetak gol Ronaldo belum memudar sedikit pun. Pengalaman panjang di level tertinggi membuat mantan penyerang Real Madrid itu tetap tahu bagaimana memanfaatkan setiap celah sekecil apa pun.

"Ronaldo tahu bagaimana menemukan solusi sendiri di dalam kotak penalti. Dia bisa menciptakan ruang, membaca arah bola, dan selalu berada di posisi yang tepat. Dengan pengalaman yang dimilikinya, dia benar-benar memahami apa yang harus dilakukan dan bagaimana bergerak," kata Simón.

Kiper berusia 29 tahun itu bahkan mengakui dirinya belum menemukan cara pasti untuk menghentikan Ronaldo ketika berada di area berbahaya.

"Jika Ronaldo masuk ke kotak penalti, dia menjadi sangat menentukan. Dia senang berada di sekitar titik penalti dan juga sering bergerak ke tiang dekat. Dia membaca situasi seperti itu dengan sangat baik. Karena itu, kami harus menjauhkannya sejauh mungkin dari wilayah pertahanan kami," ucapnya.

Ketika ditanya apakah laga kontra Spanyol bisa menjadi penampilan terakhir Ronaldo di Piala Dunia, Simón memilih tak berspekulasi.

"Saya tidak berpikir ini akan menjadi pertandingan terakhir Cristiano Ronaldo. Yang terpenting bagi kami adalah fokus menghadapi pertandingan. Itulah yang menjadi prioritas," tegasnya.

Pertemuan Spanyol dan Portugal dipastikan menjadi salah satu laga paling dinanti di babak 16 besar. Di satu sisi, Spanyol datang dengan permainan kolektif yang solid. Di sisi lain, Portugal masih memiliki Cristiano Ronaldo, sosok yang mungkin tak lagi secepat dulu, tetapi tetap mampu mengubah jalannya pertandingan hanya dengan satu sentuhan di dalam kotak penalti.


Tinggalkan Komentar