Temu Kangen RSC-WSC Jadi Ajang Pererat Silaturahmi dan Hidupkan Kembali Semangat Edukasi Anti Love Scam - Telusur

Temu Kangen RSC-WSC Jadi Ajang Pererat Silaturahmi dan Hidupkan Kembali Semangat Edukasi Anti Love Scam

Keluarga besar Relawan Siaga Cerdas - Waspada Scammer Cinta (RSC-WSC) kembali dipertemukan dalam kegiatan temu kangen yang berlangsung hangat dan penuh makna pada Sabtu (23/5). Foto: Istimewa.

telusur.co.id -Keluarga besar Relawan Siaga Cerdas - Waspada Scammer Cinta (RSC-WSC) kembali dipertemukan dalam kegiatan temu kangen yang berlangsung hangat dan penuh makna pada Sabtu (23/5). Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus mengenang perjalanan kebersamaan yang pernah dibangun bersama dalam komunitas.

Pertemuan yang digelar secara sederhana itu bukan sekadar ajang berkumpul biasa. Suasana penuh keakraban terasa melalui berbagai percakapan, tawa, hingga cerita lama yang kembali dikenang oleh para anggota yang hadir.

Setelah sekian lama menjalani aktivitas dan perjalanan masing-masing, kegiatan temu kangen ini menjadi ruang untuk kembali saling menyapa, berbagi kabar, sekaligus memperkuat rasa kekeluargaan di antara anggota komunitas.

Setiap momen yang tercipta dalam kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa hubungan yang tumbuh dalam RSC-WSC tetap terjaga meskipun waktu terus berjalan dan banyak perubahan terjadi.

Dalam suasana penuh kehangatan, para anggota saling bertukar cerita dan menciptakan kembali kenangan baru bersama. Tidak sedikit kisah lama yang kembali dibahas, candaan yang kembali terulang, hingga rasa haru karena akhirnya dapat bertemu kembali setelah sekian lama terpisah oleh kesibukan masing-masing.

Melalui pertemuan tersebut, RSC-WSC kembali diingatkan bahwa hubungan baik akan selalu menemukan jalannya untuk tetap bertahan.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momentum mengenang kembali semangat awal gerakan Waspada Scammer Cinta (WSC) dan Relawan Siaga Cerdas - Waspada Scammer Cinta (RSC-WSC). Komunitas ini selama ini dikenal aktif memberikan edukasi, pendampingan, serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap kejahatan digital, khususnya penipuan berkedok hubungan asmara atau love scam.

Dalam perjalanan gerakan tersebut, Bunda Fey atau Feydown, warga negara Indonesia yang menetap di Australia, dikenal sebagai salah satu tokoh penggerak awal edukasi anti-love scam melalui WSC.

Sejak sekitar 2012, Bunda Fey aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya akun palsu, modus rayuan asmara daring, pemerasan, hingga berbagai bentuk kejahatan digital yang menyasar korban melalui media sosial.

Hingga 2026, Bunda Fey tercatat telah kurang lebih 14 tahun aktif dalam gerakan edukasi dan pendampingan masyarakat agar lebih cerdas, waspada, serta tidak mudah menjadi korban scammer cinta.

Sementara itu, Diah Agung Esfandari, M.Si., atau yang akrab disapa Bu Diah, merupakan Ketua Komunitas RSC-WSC sekaligus dosen Ilmu Komunikasi Universitas Telkom.

Dalam komunitas tersebut, Bu Diah memiliki peran dalam memperkuat literasi digital, edukasi publik, pendampingan korban, serta pengembangan gerakan sosial guna melindungi masyarakat dari berbagai modus penipuan daring berkedok hubungan asmara.

Bunda Fey dan Bu Diah dinilai menjadi dua sosok penting dalam perjalanan RSC-WSC. Keduanya memiliki peran yang saling melengkapi dalam memperkuat gerakan edukasi dan pendampingan masyarakat.

Bunda Fey dikenal sebagai penggerak awal edukasi WSC dari luar negeri, sementara Bu Diah berperan dalam memperkuat struktur komunitas, edukasi, serta pendampingan RSC-WSC di Indonesia.

Melalui kontribusi keduanya, RSC-WSC terus hadir sebagai ruang edukasi, kewaspadaan, dan dukungan bagi masyarakat agar lebih aman dalam berinteraksi di ruang digital.

Kegiatan temu kangen tersebut juga menjadi pengingat bahwa sejauh apa pun perjalanan berjalan, selalu ada rasa nyaman ketika kembali dipertemukan dengan keluarga yang pernah tumbuh bersama.

Dari kebersamaan sederhana seperti inilah, rasa kekeluargaan kembali hidup dan terasa semakin dekat.

RSC-WSC turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan meramaikan kegiatan tersebut, termasuk Bunda Fey, Bu Diah, anggota komunitas, serta rekan-rekan lainnya.

Kehadiran seluruh peserta dinilai menjadi bagian penting yang membuat acara berlangsung hangat, penuh cerita, dan meninggalkan banyak kesan mendalam.

RSC-WSC berharap kebersamaan yang telah terjalin tidak berhenti sampai di kegiatan tersebut. Komunitas itu juga berharap semangat edukasi dan kepedulian kepada masyarakat dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari cerita baru, tawa baru, serta kenangan baru yang akan terus terjaga dalam kebersamaan keluarga besar RSC-WSC.


Tinggalkan Komentar