telusur.co.id -Tim Nasional Italia kembali harus menelan pil pahit. Mimpi Gli Azzurri untuk kembali merumput di panggung tertinggi sepak bola dunia sirna setelah ditundukkan Bosnia-Herzegovina dalam laga final playoff Jalur A Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.
Bertanding di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB, Italia dipaksa menyerah lewat drama adu penalti dengan skor 4-1 setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Hasil ini memastikan Italia absen dalam tiga edisi Piala Dunia berturut-turut, yakni 2018 (Rusia), 2022 (Qatar), dan kini 2026 (Kanada, AS, dan Meksiko).
Italia sejatinya memulai laga dengan meyakinkan. Skuad asuhan Gennaro Gattuso unggul cepat pada menit ke-15 melalui aksi Moise Kean. Gol tersebut sempat membangkitkan asa pendukung Italia bahwa kutukan absen di Piala Dunia akan segera berakhir.
Namun, awal petaka dimulai pada menit ke-41. Bek andalan Italia, Alessandro Bastoni, diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Amar Memic. Kehilangan bek asal klub Internazionale itu membuat Italia dipaksa bermain bertahan di sisa laga.
Memasuki babak kedua, Bosnia yang unggul jumlah pemain terus menggempur pertahanan Italia. Upaya keras tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79. Haris Tabakovic berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan bola rebound dari kemelut yang terjadi di depan gawang Italia.
Meski terus menekan sepanjang sisa waktu babak kedua, Bosnia gagal memanfaatkan untuk mencetak gol tambahan. Laga pun harus dilanjutkan melalui babak tambahan waktu 2x15 menit.
Italia tampil dibawah tekanan karena kurang jumlah pemain. Bosnia tanpa henti melakukan serangan bertubi-tubi ke wilayah pertahanan Gli Azzurri.
Meski demikian, skor imbang bertahan hingga babak tambahan waktu selesai, sehingga pemenang harus ditentukan melalui titik putih. Dalam babak tos-tosan, mentalitas pemain Bosnia terbukti lebih tangguh. Terlebih mereka berlaga di kandang sendiri di bawah puluhan ribu fans fanatiknya.
Empat eksekutor Bosnia sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sebaliknya, dua penendang Italia, Pio Esposito dan Bryan Cristante, gagal menyarangkan bola ke gawang. Bosnia menutup adu penalti dengan keunggulan telak 4-1.
Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi Bosnia-Herzegovina. Ini adalah kali kedua negara tersebut lolos ke putaran final Piala Dunia setelah debut mereka pada edisi 2014 di Brasil.
Berdasarkan catatan UEFA, Bosnia-Herzegovina dipastikan akan bergabung dalam Grup B pada putaran final mendatang. Mereka akan bersaing dengan tuan rumah Kanada, wakil Asia Qatar, dan Swiss.
Hingga berita ini diturunkan, pihak FIGC (Federasi Sepak Bola Italia) belum memberikan pernyataan resmi terkait masa depan timnas pasca-kegagalan memilukan ini. Bagi publik Italia, hasil di Zenica menjadi sejarah kelam yang memperpanjang masa penantian mereka untuk kembali ke percaturan elite sepak bola dunia.
Urutan Penendang Penalti:
-
Bosnia (Gol): Haris Tabakovic
-
Italia (Gagal): Pio Esposito (Ditepis)
-
Bosnia (Gol): Ermedin Demirovic
-
Italia (Gol): Nicolo Barella
-
Bosnia (Gol): Amar Dedic
-
Italia (Gagal): Bryan Cristante (Melambung)
-
Bosnia (Gol): Miralem Pjanic (Skor akhir penalti 4-1)
Daftar Susunan Pemain
Bosnia-Herzegovina: Nikola Vasilj; Amar Dedic, Anel Ahmedhodzic, Dennis Hadzikadunic, Sead Kolasinac; Miralem Pjanic, Rade Krunic, Benjamin Tahirovic (Smail Prevljak 105').; Amar Memic (Dal Varesanovic 85'), Haris Tabakovic, Ermedin Demirovic.
Pelatih: Sergej Barbarez.
Italia: Gianluigi Donnarumma; Giovanni Di Lorenzo, Alessandro Bastoni (Kartu Merah 41'), Giorgio Scalvini, Federico Dimarco (Gianluca Mancini 45'); Nicolo Barella, Bryan Cristante, Sandro Tonali (Manuel Locatelli 110'); Federico Chiesa (Mattia Zaccagni 90'), Moise Kean, Giacomo Raspadori (Pio Esposito 75').
Pelatih: Gennaro Gattuso.



