telusur.co.id -COO (Chief Operating Officer) Bhayangkara Presisi Lampung FC, Sumardji, tak mampu menyembunyikan kekagumannya atas performa impresif Moussa Sidibe dalam laga dramatis melawan Persija Jakarta di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (5/4).
Persija sebenarnya unggul lebih dulu berkat gol cepat Rayhan Hannan saat laga belum genap satu menit berjalan. Moussa Sidibe hadir menjadi penyama kedudukan di menit ke-28.
Pada babak kedua, Persija yang harus bermain dengan 10 orang malah kembali unggul lewat gol tendangan bebas Fabio Calonego. Namun, tendangan bebas Dendy Sulistyawan gagal dibendung kiper Persija sehingga mengubah skor menjadi sama kuat 2-2.
Publik tuan rumah akhirnya bersorak, usai gol Sidibe pada waktu tambahan babak kedua membuatnya menjadi pahlawan dalam kemenangan comeback 3-2 yang diraih skuad The Guardian tersebut.
Pemain asal Mali ini sekaligus menunjukkan kelasnya dengan torehan brace sehingga mempertajam rekor individunya musim ini menjadi 8 gol dan 5 asis dari hanya 9 pertandingan.
Sidibe didatangkan oleh manajemen Bhayangkara FC pada paruh kedua musim Super League 2025/2026 dari klub raksasa Malaysia, Johor Darul Takzim.
Sumardji mengaku terkejut dengan determinasi yang ditunjukkan Sidibe. Penampilannya ditunjukkan tanpa kenal lelah sehingga menjadi salah satu aktor penting skuad asuhan pelatih Paul Munster tersebut.
"Ya itu si Sidibe, ya salah satu di antaranya yang membuat saya terkejut ya Sidibe. Dengan dikawal seperti itu, dia juga masih bisa keluar dari situasi sulit," ujar Sumardji kepada awak media termasuk Telusur.co.id usai pertandingan.
Ia yakin semua orang yang menonton pertandingan tersebut sepakat memberikan nilai positif bagi eks Persis Solo tersebut.
"Dan juga saya kira semua yang menonton mestinya harus memberikan penilaian yang baik dengan performa Sidibe hari ini (vs Persija)," lanjutnya.
Kabar baik pun menghampiri para pendukung Bhayangkara. Berkat performa moncernya, manajemen bergerak cepat untuk mengamankan jasa Sidibe.
Sumardji mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan klub pemilik Sidibe, Johor Darul Ta'zim (JDT), untuk mengubah statusnya menjadi permanen.
"Oh sudah. Sidibe sudah kami urus ke JDT (Johor Darul Ta'zim). Insya Allah mereka melepasnya secara permanen," tegas pria yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Tim Nasional Indonesia.
Terkait durasi kontrak baru yang disepakati, pria yang juga petinggi Polri ini memberikan sinyal bahwa Sidibe akan bertahan untuk jangka waktu yang cukup panjang di Lampung.
"Ya adalah, pokoknya cukuplah, cukup lama lah," tambahnya singkat.
Selain menyoroti performa individu, Sumardji juga mengomentari jalannya pertandingan yang berakhir manis bagi timnya. Ia mengakui bahwa mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal lebih dulu dari tim sekelas Persija adalah hasil yang melampaui target awal manajemen.
Awalnya skuad Bhayangkara hanya ditargetkan meraih hasil imbang atas Persija.
"Ya, ini mungkin di luar prediksi dan perkiraan kami di manajemen. Karena memang dari awal saya sudah sampaikan pada para pemain khususnya, untuk bisa mendapatkan satu poin saja itu sudah sangat luar biasa, sudah sangat kita apresiasi," ungkapnya senang.
Semangat juang para pemain yang tidak kendor meski dalam posisi tertinggal menjadi poin utama yang digarisbawahi oleh Sumardji. Ia menyanjung determinasi para pemain yang tampil beringas hingga detik-detik akhir pertandingan.
"Sehingga kalau saya melihat permainan anak-anak setelah kebobolan, dengan perlawanan yang ya sangat mengesankanlah pertandingan. Dari kebobolan 1-0, bisa disamakan 1-1, itu kan luar biasa. Saya melihat bagian dari perjuangan anak-anak yang mungkin di luar ekspektasi saya gitu," tutup Sumardji.
Kemenangan ini membuat posisi Bhayangkara FC merangsek ke tangga kelima klasemen sementara Super League dengan 44 poin. Hasil tersebut juga memperpanjang rekor kemenangan keenam Bhayangkara secara beruntun.



