telusur.co.id - Perayaan HUT Korem ke-54 tahun saat ini, digelar dengan cara yang sederhana. Meski demikian, acara tersebut tak luput dari rasa kebanggaan tersendiri bagi prajurit Korem.
Keberadaan tumpeng di Aula Makorem, merupakan tanda jika Satuan yang saat ini dipimpin oleh Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo itu, telah bertambah usia.
Selama acara berlangsung, protokol kesehatan pun tak luput menjadi landasan dalam pelaksanaan hari besar bagi prajurit Korem 084/Bhaskara Jaya tersebut.
“HUT hari ini, sangat sejalan dengan tema yang kita usung yaitu, Dengan Dijiwai Semangat Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI, Korem Bhaskara Jaya bertekad Meningkatkan Profesionalisme Prajurit dan Kemanunggalan TNI dan Rakyat yang Dilandasi dengan Keimanan dan Ketaqwaan,” ujar Danrem, dalam amanat yang dibacakannya. Senin. 03 Agustus 2020 siang.
Apresiasi terhadap para prajurit pun, tak luput diucapkan oleh Danrem selama berlangsugnya acara itu. Pasalnya, Brigjen Eko menilai jika selama ini, prajuritnya telah berhasil menjalankan tugas dan kewajiban dengan baik. “Momen ini, harus menjadi evaluasi ke depan, sehingga bisa terus menjadi yang terbaik,” pintanya.
Sebelum Digelar, Dandim Lamongan Tinjau Lokasi TMMD
Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, bakal jadi lokasi sasaran pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) 109. Sebelum dinyatakan jadi lokasi TMMD, Desa itupun ditinjau oleh Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono. “Pelaksanaannya akhir September nanti,” ujar Letkol Sidik. Senin, 03 Agustus 2020.
Kegiatan itu, kata Letkol Sidik, merupakan program terpadu lintas sektroral antara antar instansi di daerah. “Sehingga, pelaksanaanya dapat tercapai sesuai rencana pembangunan Pemerintah melalui proses perencanaan secara integral dan komperhensif,” bebernya.
Dirinya menjelaskan jika pada TMMD saat ini, terdapat dua sasaran pengerjaan. Dandim menjelaskan, selain program fisik, TMMD mendatang juga terdapat program non fisik.
“TMMD itu, salah satu tugas pokok TNI, khususnya di bidang operasi militer selain perang. Itu dikhususkan untuk membatu Pemerintah Daerah dalam pembangunan,” jelasnya. “Itu sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pembangunan di daerah terisolir,” imbuh Letkol Sidik. [ham]



