Warga Indonesia Sambut Hangat Pembagian Masker di KBRI Bandar Seri Begawan - Telusur

Warga Indonesia Sambut Hangat Pembagian Masker di KBRI Bandar Seri Begawan

warga Indonesia yang tinggal di Brunei Darussalam

telusur.co.id - Pada Minggu, 29 Maret 2020, warga Indonesia yang tinggal di Brunei Darussalam menyambut hangat pembagian masker dan sabun cair pencuci tangan di Kedutaan Besar RI di Bandar Seri Begawan. Komunitas Indonesia itu menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada KBRI melalui pesan di berbagai wahana media sosial. Apresiasi itu disampaikan atas kepedulian KBRI dalam upaya mencegah penyebaran wabah COVID-19 di kalangan komunitas Indonesia.

Warga Indonesia itu menerima pembagian masker dan sabun cair pencuci tangan dari staf KBRI dengan bertempat di halaman muka Gedung utama KBRI. Para penerima itu mewakili komunitas Indonesia yang tinggal di Distrik Brunei-Muara, Tutong, dan Belait. Sedangkan komunitas di Distrik Temburong menerima bantuan secara langsung yang dibawa oleh staf KBRI.

"Sejak kasus pertama covid-19 di Brunei dan bahkan saat terdapat empat WNI yang dinyatakan positif, KBRI sudah bermaksud membagikan  masker kepada para WNI di Brunei. Namun, sebagaimana juga di Indonesia, tidak mudah mendapatkan masker dalam jumlah banyak. KBRI telah mencicil membeli masker dan baru terkumpul beberapa hari ini, itupun dengan jumlah yang terbatas. Itulah sebabnya kali ini hanya dibagikan kepada kelompok prioritas." ucap Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Dr. Sujatmiko, menjelaskan alasan pembagian masker hanya kepada warga prioritas.

"Semoga pembagian masker saat ini belum terlambat untuk melindungi WNI di Brunei dari virus Covid-19 ini. KBRI masih akan terus mengupayakan tambahan masker dan sanitizer untuk nantinya dibagikan kepada kelompok prioritas yang belum menerima." harap Dubes Sujatmiko.

Kelompok prioritas ini terdiri dari warga berusia 50 tahun ke atas, warga yang memiliki penyakit seperti diabetes atau darah tinggi, anak-anak hingga usia 12 tahun, dan ibu-ibu yang hamil.
Warga komunitas  dapat mengajukan permintaan kepada KBRI melalui surat elektronik pada alamat protokolkonsuler@gmail.com, dengan melampirkan tanda bukti yang berkaitan dengan kelompok rentan itu.

Hingga 29 Maret 2020, tercatat 4 WNI yang sudah terpapar COVID-19 di Brunei. Untuk itu, KBRI terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan Brunei dan memantau kondisi mereka yang dirawat di Pusat Pengasingan Kebangsaan di Tutong. Menghadapi penyebaran virus COVID-19 di Brunei, KBRI terus mengimbau segenap warga Indonesia untuk mengikuti petunjuk pencegahan penularan yang ditetapkan Pemerintah Brunei. Selain itu, KBRI juga terus memberikan imbauan dan penerangan kepada warga Indonesia melalui media sosial untuk mengambil langkah pencegahan penularan wabah COVID-19.  [Asp]


Tinggalkan Komentar