Catatan Sejarah | Telusur


Oleh Lukman Hakiem Peminat Sejarah DI ANTARA banyak aktor dalam sejarah Indonesia moderen tercatat dua nama besar: Ir. Sukarno yang akrab dengan sapaan Bung Karno, dan Mohammad Natsir. Dalam dinamika...
Oleh Lukman Hakiem Peminat Sejarah SETELAH melakukan Agresi Militer II pada 19 Desember 1948, Belanda mengira sudah berhasil menghancurkan negara Republik Indonesia karena telah berhasil menduduki ibukota Yogyakarta serta...
Oleh : Naufal Mahfudz Ismail Sekira dua pekan mendatang kita akan merayakan sebuah pesta demokrasi terbesar di kawasan Asia Tenggara. Perhelatan akbar yang diselenggarakan oleh sebuah bangsa besar, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), untuk...
Oleh : Lukman Hakiem MELAWAN LUPA. Hari ini, 3 April 69 tahun yang lalu, merespons unjuk rasa di Malang (Jawa Timur), Sukabumi (Jawa Barat), Sumatera Tengah,...
Sebuah Perhelatan besar tandingan digelar Masyumi untuk menandingi rapat umum PKI di malang. Massa Masyumi yang datang dari Surabaya dan Malang membaur bersama ribuan anggota PKI yang menunggu kehadiran Ketua PKI DN Aidit dan Eric Aarons,...
Oleh: Hadi Nur Ramadhan (Peneliti Pusat Kajian Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia) Mosi integral Natsir merupakan satu prestasi gemilang dalam pentas sejarah yang sangat monumental dalam parlemen Indonesia. Ulama Negarawan yang bergelar Datuk Sinaro Panjang...
i Oleh M. Natsir (Tausiyah kepada Muktamirin Jam'iyyah Persatuan Islam, 5 Mei 1990) BERSYUKUR kita kepada Allah subhanahu wa ta'ala atas dapatnya kita keluarga Persatuan Islam bertemu di hari-hari ini...
PERKEMBANGAN politik di tanah air sejak Presiden Sukarno mencanangkan konsepsinya tentang Demokrasi Terpinpin, berubah dan berkembang secara cepat. Kalangan plotisi sipil dan militer di daerah menolak pembentukan Kabinet Karya oleh warga negara bernama Ir.Sukarno...
AKHIR Desember 1950, Perdana Menteri M. Natsir menugaskan K.H. Muslich untuk menyampaikan Amanat Pemerintah RI kepada "Tuan SM. Kartosuwirjo". Kiai Muslich dan Kartosuwirjo adalah dua sahabat lama, sesama aktivis Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII).
Oleh: Lukman Hakiem Peminat Sejarah MENURUT riwayatnya, usul mengenai perlunya lambang negara, pertama kali diajukan oleh Parada Harahap dalam Rapat Besar Panitia Perancang Undang-Undang Dasar Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) tanggal 13 Juli...
- Advertisement -