Lukman Hakiem | Telusur


Oleh : Lukman Hakiem Peminat Sejarah ANAK-ANAK, kasih unjuk rapor kepada orang tuamu. Bagi yang naik kelas, boleh bersenang hati. Bagi yang tidak, boleh murung, asal tidak banyak-banyak. Ini merupakan pentung ke kepalamu,...
Oleh Lukman Hakiem Peminat Sejarah Diberi Amnesti Tetapi Tetap Dibui PADA tanggal 17 Agustus 1961, Presiden Sukarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 449 Tahun  1961 tentang Amnesti dan...
Cerita tentang Perbedaan dan Keakraban Oleh: Lukman Hakiem SETELAH menyelesaikan pendidikan di Algemene Midelbare School (AMS, sekarang SMA), Mohammad Natsir yang berpeluang melanjutkan pendidikannya ke Fakultas Ekonomi di Belanda, atau ke...
Oleh: Lukman Hakiem "Janganlah hendaknya urusan agama hanya disambilkan".
Oleh Lukman Hakiem Peminat Sejarah KI BAGUS HADIKUSUMO (1890-1954) adalah Ketua Pengurus Besar Muhammadiyah yang ditunjuk pemerintah pendudukan Jepang untuk menjadi anggota Badan Untuk Menyelidiki Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan --popular dengan nama Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Ketika Jepang mengundang para...
Oleh Lukman Hakiem Peminat Sejarah PADA PERTENGAHAN 1956, Ketua Umum Partai Masyumi, Mohammad Natsir, memenuhi undangan untuk menghadiri Muktamar Alam Islami di Damaskus, Suriah. Natsir datang ke Damaskus disertai oleh Arifin Datuk, dan Bahalwan. Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) K.H.M. Dachlan menyebut keberangkatan Natsir...
Oleh Lukman Hakiem Peminat Sejarah IDUL FITRI 1999 ditandai dengan pecahnya konflik horisontal di Ambon. Berbagai upaya perdamaian dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat. Alhamdulillah, sesudah bertahun-tahun, perdamaian di Ambon, berhasil dipulihkan. Tentang proses perdamaian di Ambon, ada satu peristiwa yang luput dari...
Oleh: Lukman Hakiem LANTARAN keberhasilannya memulihkan Negara Kesatuan Republik Indonesia secara bermartabat, Mohammad Natsir, Ketua Partai Masyumi, ditunjuk oleh Presiden Sukarno menjadi formatur kabinet. Pada mulanya Asa Bafagih, wartawan harian Merdeka, bertanya kepada Bung Karno mengenai siapa yang akan dia tunjuk...
Telusur.co.id - KETIKA masih kelas 5 Algemeene Middelbare Schoolen (AMS) di Bandung,  Mohammad Natsir (1908-1903) berkenalan dengan Guru Utama Persatuan Islam (Persis), Ahmad Hassan (1887-1957) yang oleh Natsir disapa dengan nada hormat: Tuan A. Hassan. Hassan seorang ulama, penulis, juga...
Telusur.co.id - PADA BULAN Desember 1956, Wakil Presiden Mohammad Hatta mengundurkan diri dari jabatan yang telah diembannya sejak 1945. Alasan resmi pengunduran diri itu,  sesudah Parlemen dan Konstituante hasil pemilihan umum 1955 dilantik,  kedudukan Wakil Presiden di bawah Undang-Undang Dasar...
- Advertisement -