POLHUKAM | Telusur



telusur.co.id - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengatakan, tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi kemungkinan agak sulit membuktikan semua dalil permohonan sengketa Pilpres yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi. Hal itu disebabkan, tidak cukup waktu.

PRABOWO DAN KIBLAT BANGSA

by M Rizal Fadillah Himbauan untuk pendukung tidak datang berbondong hondong ke persidangan MK relatif dipatuhi. Kehadiran tetap ada hanya tidak sebanyak aksi yang biasa dilakukan. Kebetulan sidang pertama kubu...
telusur.co.id - Wacana Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang diusulkan Gerakan Moral Penyelamat Partai Demokrat (GMPPD), dinilai hanya untuk menarik perhatian publik saja, sambil menyiapkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi ketua umum. Demikian...
telusur.co.id - Wakil Sekretartis Jenderal DPP Partai Demokrat Andi Arief menyinggung senior partai berlambang mercy, Max Sopacua dkk yang meminta agar digelar agar di gelar Konperensi Luar Biasa (KLB). Andi menduga, ada keinginan terselubung...
telusur.co.id - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM menjelaskan kronologi terkait izin penyalahgunaan izin berobat narapidana kasus korupsi e-KTP, mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto. "Setnov diduga telah menyalahgunakan izin berobat....
telusur.co.id - Capres- cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akhirnya menempuh jalur konstitusional dengan mengajukan gugatan sengketa Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso...
telusur.co.id - Kongres Luar Biasa (KLB) yang didengungkan beberapa senior Partai Demokrat membuat internal partai gaduh. Ada yang mendukung, ada juga yang menolak. DPD Partai Demokrat DKI Jakarta salah satu yang menolak tegas digelarnya...
telusur.co.id - Pernyataan Ketua Komisi Pemilihan Umum, Arief Budiman yang minta perpanjangan waktu perbaikan jawaban gugatan Pilpres 2019, lantaran kesulitan mendatangkan saksi dari luar kota, tidak masuk akal. Demikian pendapat Wakil Ketua DPR RI...
telusur.co.id - Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin menilai adanya ketidakseimbangan waktu yang diberikan hakim ketua Mahkamah Konstitusi, untuk menyusun jawaban dari gugatan tim hukum Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Keluhan itu disampaikan...
telusur.co.id - Dalam petitumnya, Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno meminta agar Mahkamah Konstitusi (MK) mendiskualifikasi pasangan calon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin lantaran diduga melakukan kecurangan terstruktur, sistematis dan massif (TSM) di Pilpres...
- Advertisement -