Joey Pelupessy Bicara Adaptasi Cuaca Pemain Abroad Timnas Indonesia Jelang Derbi vs Malaysia

by Risyad Avisena |
Joey Pelupessy Bicara Adaptasi Cuaca Pemain Abroad Timnas Indonesia Jelang Derbi vs Malaysia
Gelandang timnas Indonesia, Joey Pelupessy memberi keterangan kepada pewarta usai sesi latihan di Stadion STIK, Jakarta, Minggu (27/9/2026). Foto: Telusur/Risyad.

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, berbicara mengenai proses adaptasi yang harus dijalani para pemain yang terbiasa bermain di Eropa menjelang menghadapi Malaysia pada laga kedua FIFA ASEAN Cup 2026.

Timnas Indonesia akan menjalani pertandingan bertajuk derbi serumpun melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, malam ini, Senin (28/9/2026), mulai pukul 19.30 WIB.

Perbedaan kondisi cuaca menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi Joey dan sejumlah pemain Timnas Indonesia yang berkarier atau memiliki pengalaman bermain di Eropa. Cuaca Jakarta yang lebih panas dan lembap membuat pemain perlu melakukan penyesuaian sebelum tampil dalam pertandingan.

Joey menyadari kondisi tersebut berbeda dengan apa yang biasa dihadapi ketika bermain di Eropa. Namun, pemain berdarah Belanda itu menilai kesiapan mental menjadi bagian penting dalam menghadapi situasi tersebut.

"Tentu saja ini situasi yang berbeda, karena kondisinya memang tidak sama dengan di Eropa," kata Joey usai ditemui di Stadion STIK, Jakarta, Minggu (27/9/2026).

"Namun di sisi lain, saya rasa jika Anda siap secara mental, Anda sudah setengah jalan berada di sana, dan sisanya akan mengikuti di atas lapangan," sambungnya.

Karena itu, Joey memilih untuk tidak terlalu memikirkan faktor eksternal yang berada di luar kendalinya. Ia lebih memilih berkonsentrasi terhadap persiapan pribadi dan kebutuhan tim sebelum menghadapi Malaysia.

"Jadi saya berusaha untuk tidak terlalu terfokus pada hal itu, karena satu-satunya hal yang bisa saya kendalikan adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk diri saya sendiri dan juga bagi tim. Hanya hal itu yang bisa dikendalikan, dan sisanya akan mengikuti," tegas pemain berusia 33 tahun tersebut.

Selain cuaca, proses adaptasi Joey juga berkaitan dengan membangun koneksi bersama rekan-rekan setimnya. Ia menyadari bahwa kekompakan antarpemain tidak bisa terbentuk secara instan, terlebih skuad Garuda memiliki pemain dengan latar belakang dan pengalaman yang beragam.

Kemenangan pada pertandingan sebelumnya menjadi modal penting bagi Joey untuk mempercepat proses tersebut. Hasil positif dapat memberikan kepercayaan diri sekaligus membantu pemain membangun keterhubungan di dalam permainan.

"Bagi saya pribadi, saya tidak merasa itu sulit karena kemenangan seperti di laga kemarin selalu membantu dan mempercepat prosesnya. Namun tentu saja kami harus terus berusaha keras dan mencoba membangun keterhubungan sebaik mungkin untuk laga besok," tutup pria kelahiran Belanda itu.

Komentar

Berita Terkait