Dafam Pacific Caesar Surabaya Sulap Linen Bekas Jadi Batik untuk Rayakan Hari Batik Nasional

by Arianto Deni |
Dafam Pacific Caesar Surabaya Sulap Linen Bekas Jadi Batik untuk Rayakan Hari Batik Nasional
Dafam Pacific Caesar Surabaya menggelar Festival Hari Batik Nasional bertajuk “Bangga Berbatik”

Dafam Pacific Caesar Surabaya menggelar Festival Hari Batik Nasional bertajuk “Bangga Berbatik” dengan mengusung konsep keberlanjutan. Melalui kegiatan ini, hotel menghadirkan inovasi dengan mendaur ulang kain linen bekas operasional menjadi kain batik bernilai seni.

Program tersebut menjadi salah satu upaya Dafam Pacific Caesar Surabaya untuk memadukan pelestarian budaya Indonesia dengan penerapan prinsip sustainability atau keberlanjutan. Pemanfaatan kembali kain linen diharapkan dapat memberikan nilai tambah pada material yang sebelumnya digunakan untuk kebutuhan operasional hotel.

General Manager Dafam Pacific Caesar Surabaya, Muhamad Muamar Khadafi, mengatakan peringatan Hari Batik Nasional menjadi momentum untuk mendorong masyarakat semakin mencintai dan melestarikan batik sebagai identitas bangsa.

"Melalui peringatan Hari Batik Nasional ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk terus mencintai, melestarikan, serta bangga mengenakan batik sebagai identitas bangsa," ujar Muhamad Muamar Khadafi.

Festival tersebut juga mengajak para tamu dan peserta mengenakan busana batik terbaik mereka. Selain menjadi ajang apresiasi terhadap warisan budaya Indonesia, kegiatan ini menghadirkan suasana kebersamaan sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi tamu dan staf hotel.

Kemariahan acara turut dilengkapi dengan berbagai penawaran dan hadiah menarik. Para pengunjung berkesempatan mendapatkan doorprize berupa voucher makanan dan minuman (food and beverage/F&B) dari Dafam Pacific Caesar Surabaya serta goodie bag eksklusif dari sponsor.

Marketing Communication Dafam Pacific Caesar Surabaya, Maria Ristiany, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kekayaan seni budaya Indonesia sekaligus upaya menghadirkan pengalaman berkesan bagi para tamu.

"Acara ini menjadi wujud apresiasi kami terhadap kekayaan seni budaya Indonesia, sekaligus bentuk pelayanan istimewa kami dalam menghadirkan pengalaman berkesan bagi para tamu dan staf hotel," tambah Maria Ristiany.

Penyelenggaraan Festival “Bangga Berbatik” mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, yakni ISIK, IM3, dan Cheers. Kolaborasi ini memperkuat semangat kebersamaan dalam memperkenalkan dan melestarikan batik kepada masyarakat.

Perwakilan ISIK (Ibu Semangat Indonesia Kuat), Arindra Halim, berharap kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap karya anak bangsa.

"Kami berharap kolaborasi dan kemeriahan Festival 'Bangga Berbatik' ini dapat semakin mempererat kebersamaan masyarakat serta membangkitkan semangat kecintaan terhadap karya anak bangsa," ungkap Arindra Halim.

Batik telah menjadi bagian penting dari identitas budaya Indonesia. Pada 2 Oktober 2009, UNESCO mengakui batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan. Sejak saat itu, tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional di Indonesia.

Melalui Festival “Bangga Berbatik”, Dafam Pacific Caesar Surabaya berharap semangat mengenakan dan melestarikan batik terus tumbuh di berbagai kalangan. Inisiatif pemanfaatan linen bekas menjadi kain batik juga menunjukkan bahwa upaya menjaga warisan budaya dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Komentar

Berita Terkait