telusur.co.id - Provinsi Hormozgan kembali menjadi sorotan setelah puing-puing pesawat nirawak Orbiter milik Israel ditemukan di wilayah selatan Iran. Drone yang dikenal memiliki kemampuan menghindari radar itu sebelumnya diklaim berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Iran di kawasan tenggara negara tersebut.
Penemuan puing drone dilakukan melalui operasi gabungan kelompok angkatan laut penjaga perbatasan di bawah Komando Penegakan Hukum Iran di Provinsi Hormozgan. Sisa-sisa pesawat nirawak tersebut ditemukan tidak jauh dari area pengawasan strategis yang menghadap Teluk Persia.
Menurut pejabat militer Iran, drone Orbiter milik rezim Zionis digunakan untuk menjalankan misi spionase dan pengintaian di wilayah udara sensitif Iran. Namun, upaya infiltrasi itu disebut berhasil digagalkan oleh unit Pertahanan Udara Angkatan Darat Iran menggunakan sistem pertahanan khusus yang hingga kini masih dirahasiakan spesifikasinya.
Pusat operasi pertahanan udara tenggara Iran yang bermarkas di Bandar Abbas menyatakan bahwa sistem tersebut dirancang untuk menghadapi drone generasi terbaru, termasuk jenis berteknologi siluman yang sulit dideteksi radar konvensional.
“Tidak ada drone penghindar radar yang dapat menembus wilayah udara misi kami,” ujar pejabat zona operasional pertahanan udara Iran dalam pernyataan resminya.
Wilayah pengawasan udara Iran disebut mencakup area strategis mulai dari Teluk Persia, pulau-pulau penting di kawasan selatan, hingga jalur udara tenggara negara itu. Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal meningkatnya kesiapan militer Iran di tengah memanasnya tensi kawasan Timur Tengah.
Insiden jatuhnya drone Orbiter ini diperkirakan akan semakin memperuncing rivalitas Iran dan Israel yang dalam beberapa bulan terakhir diwarnai perang bayangan, operasi intelijen, hingga ancaman serangan terbuka dari kedua pihak.
Pengamat militer menilai keberhasilan Iran menjatuhkan drone siluman dapat menjadi pesan kuat bahwa teknologi pertahanan udara mereka terus berkembang dan mulai mampu menghadapi ancaman modern berbasis sistem nirawak canggih.



