telusur.co.id - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra Fadli Zon menilai, skenario awal kasus pembunuhan terhadap Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J oleh Irjen Ferdy Sambo mirip dengan kasus 50 KM yang menewaskan 6 ajudan Habib Rizieq Shihab. Karena itu, Fadli menunggu keadilan bagi keluarga korban peristiwa KM 50.
Hal itu disampaikan Fadli dalam tulisannya di akun Twitternya @fadlizon sembari melampirkan sebuah link berita terkait pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menyinggung soal novum di kasus KM 50 serta pernyataan dari kuasa hukum laskar FPI.
"Menunggu keadilan bagi keluarga korban KM 50," ujar Fadli dikutip Minggu (28/8/22).
Anggota DPR RI ini menyatakan, skenario awal peristiwa KM 50 mirip dengan peristiwa yang belakangan ini menjadi sorotan publik, yakni peristiwa pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo.
"Skenario awalnya mirip, CCTV rusak, terjadi tembak-menembak, jenazah korban ditembak jarak dekat dan seterusnya dan seterusnya. Kapolri singgung soal novum di kasus KM 50, kuasa hukum laskar FPI ungkap adanya motif politik," kata Fadli.[Fhr]



